Banjarnegara (Humas) – Hari ketiga Gebyar Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia berlangsung meriah di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Tidak kalah seru dengan gebyar HUT Ke-79 RI untuk siswa pada hari pertama dan kedua, pada Jum’at (16/8) semangat memeriahkan peringatan HUT Ke-79 RI ditunjukkan oleh seluruh GTK.
Lomba Karaoke Sambung Lagu GTK untuk pertama kalinya dilaksanakan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Adapun lagu-lagu yang dilombakan adalah lagu-lagu perjuangan. GTK Madtsansa melalui aplikasi pengundian tim karya Kasum, guru Informatika Madtsansa terbagi dalam 11 kelompok yang beranggotakan 6 orang.
Bertindak sebagai juri adalah Amri Inayati, guru seni musik andalan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Menurut Amri, ajang lomba ini sangat sesuai karena dapat mengenalkan lagu-lagu perjuangan kepada seluruh siswa di tengah-tengah gempuran teknologi masa kini.
“Saya sangat mendukung lomba ini bukan semata karena saya guru seni musik. Melainkan melalui lomba karaoke sambung lagu-lagu perjuangan ini, kita dapat memperdengarkan kepada seluruh siswa beberapa lagu yang mungkin masih jarang mereka dengar. Jadi ini sangat bermanfaat selain tentunya menarik dan menghibur,” ungkapan Amri Inayati.
Sementara itu menurut Linara selaku koordinator kegiatan ini menyampaikan bahwa Lomba Karaoke Sambung Lagu GTK ini dapat menjadi motivasi kepada seluruh siswa bahwa seluruh GTK Madtsansa berani berkompetisi dan berani unjuk diri.
“Melalui lomba ini kita mengajak seluruh siswa Madtsansa untuk berani berkompetisi dalam berbagai ajang. Tidak semua GTK bisa menyanyi, namun kita tunjukkan kepada seluruh siswa bahwa dengan berlatih semua kekhawatiran dapat dieliminasi.”terang Linara.
Junarto, pegawai perpustakaan MTs Negeri 1 Banjarnegara juga menyampaikan pendapatnya.
“Suara saya sangat pas-pasan. Namun dengan giat berlatih saya jadi berani unjuk diri. Apalagi ini momennya kan peringatan HUT Ke-79 RI jadi saya niati untuk menghibur dan memeriahkan kegiatan, jangan dibuat sulit apalagi stres, hehehehe “ ucap Junarto.
11 kelompok tampil sesuai urutan dengan memilih lagu secara undian juga. Setiap kelompok yang tampil akan menyanyikan sebuah lagu perjuangan yang dinyanyikan secara sambung menyambung dari setiap baris dalam lirik lagu oleh seluruh anggota kelompok.
Beberapa kelompok tampil sangat menghibur dengan atraksi gerakan yang kompak lengkap dengan properti khas tujuh belasan. (Fy)







