Banjarnegara (Humas) – Demi melatih anak dalam berwirausaha, pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, kelas 5B MI Al Falah Joyokusumo (MIMAU) mengadakan praktik jual-beli pada materi distribusi konsumsi, kewirausahaan dan perdagangan. Praktik jual-beli ini dilakukan di halaman depan Pondok MI Al Falah Joyokusumo. (11/2)
Praktik jual-beli ini dilakukan oleh seluruh siswa kelas 5B dengan membentuk sebuah kelompok. Barang yang dijual berupa makanan dan minuman sehat, seperti jus buah, minuman jeli, mochi, mie ayam, arumanis, samyang dan masih banyak lagi. Harga jajanan yang dijual cukup terjangkau, yaitu mulai dari 2.500 rupiah sampai 5.000 rupiah.
Jajanan yang dijual oleh siswa kelas 5B ini sebagian besar dibuat sendiri oleh siswa kelas 5B. Salah satu siswa kelas 5B, Vonny pun mengatakan jika dirinya membuat sendiri makanan yang akan dijual untuk praktik jual-beli. Makanan yang dibuat oleh Vonny berupa mie pedas atau yang biasa disebut dengan samyang yang dibungkus menggunakan rise paper.
Dalam melaksanakan praktik jual-beli ini, siswa-siswi kelas 5B terlihat sangat antusias. Antusias ini pun tak hanya di tunjukan oleh siswa kelas 5B. Namun, juga dari kelas lain seperti kelas 3A, 3B, 4A, 4B dan kelas 5A yang turut serta dalam praktik jual-beli dengan membeli makanan dan minuman yang dijual oleh siswa kelas 5B. Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Wali Kelas 5B, Farida Fitriana.
“Anak-anak kelas 5B luar biasa semangatnya, mulai dari persiapan di rumah, kemudian penataan ruangan di aula kemudian cara menawarkan barang ke adik – adik kelas serta menyajikan perlengkapan dan makanan serta minumannya sangat menarik, ” jelas Farida.
Tak hanya siswa yang membeli makanan dan minuman, namun guru-guru juga turut membeli makanan dan minuman yang dijual oleh siswa-siswi kelas 5B. Tujuan diadakannya praktik jual-beli ini adalah untuk mengajarkan anak bagaimana cara menjadi produsen, distributor dan juga konsumen. Selain itu, tujuan diadakannya praktik jual-beli ini juga untuk melatih anak dalam berwirausaha, mengajarkan untuk saling bekerja sama, mandiri dan tanggung jawab.
Siswa-siswi kelas 5B pun merasa senang dengan diadakannya praktik jual-beli ini. Wahyul Khomisah selaku Kepala madrasahpun berharap dengan adanya praktik ini, menjadi bekal bagi siswa siswi nantinya bisa berwirausaha dan bisa menerapkan dengan baik jual beli.
”Kami mengapresiasi kegiatan praktik jual beli ini, banyak manfaat yang didapat. Selain menggali kreativitas anak – anak dalam membuat makanan dan minuman sehat, juga melatih berwirausaha serta melatih komunikasi saat jual beli. Semoga menginspirasi kelas lain,” harap Wahyul. (RN/WK)







