Banjarnegara (Humas) – Marhaban ya Ramadan! Tujuh belas hari sudah atau setengah lebih perjalanan ibadah puasa wajib bagi umat Islam di seluruh dunia menjalankan rukun Islam keempat. Dalam rangka memeriahkan Ramadhan sekaligus kegiatan sedekah sembako untuk pembangunan gedung 2 MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) maka diadakanlah kegiatan MIMAU Mart Ramadhan (MMR). Kegiatan MMR ini adalah tahun kedua dilaksanakan di MIMAU. Yaitu jualan sembako murah yang hasilnya untuk pembangunan gedung MIMAU ditambah juga jualan barang-barang titipan wali murid ataupun masyarakat sekitar dengan syarat menyisihkan laba yang didapat dari penjualan tersebut. Kegiatan MMR ini bertempat di halaman MIMAU dan dilaksanakan setiap hari dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan waktu yang sudah ditentukan yaitu mulai 11 Maret sampai 24 Maret 2025.
Kegiatan MMR ini sangat didukung oleh wali murid MIMAU serta lingkungan sekitar. Pasalnya mereka sangat antusias setiap harinya sebagai pelanggan setia yang selalu menanti serta berebut menghabiskan barang yang didagangkan. Apalagi disajikan sangat lengkap mulai dari jajanan anak-anak, cemilan, kue kering, pernak pernik dan pakaianpun juga tersedia. Selain itu, paket sembako dengan kemasan yang sangat menarik juga terdisplay dengan rapi dengan varian harga yang terjangkau yaitu Paket 1A Rp. 86.000,-, Paket 1B Rp. 76.000,-, Paket 2 Rp. 48.000,-, Paket 3 Rp. 36.000,-. Paket tersebut tentunya berisi sembako yang berbeda ditiap paketnya.
Program belanja sambil sedekah MMR ini adalah kali kedua yang diadakan di MIMAU. Bedanya kali ini pelaksanaannya agak lama, yaitu 9 hari sedangkan tahun lalu hanya 3 hari. Harapannya karena waktunya lebih lama semoga hasil penjualannya pun lebih banyak, laris dan berkah karena untuk membantu pembangunan sarana pendidikan.
“Silahkan kita ramaikan dan sukseskan kegiatan MMR ini untuk pembangunan madrasah kita, bagi guru-guru boleh ikut berkontribusi dengan menitipkan barang dagangannya, semoga semuanya laris manis, berkah selalu,” jelas Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah dihadapan guru-guru pagi hari sebelum mulai pembukaan MMR.(15/3)
Selain hal tersebut, suksesnya kegiatan MMR juga atas kerjasama dari anak-anak atau siswa siswi MIMAU yang diperbolehkan membawa uang dengan ketentuan maksimal 20.000 per hari setiap anaknya. Uang tersebut digunakan untuk membeli jajan atau apapun yang disediakan di MMR. Dan demi kondusifnya kunjungan ke stand MMR maka dibuatlah jadwal kunjungan dari masing-masing kelas dengan ketentuan waktu yang sudah ditentukan. Adapun jadwalnya yaitu tanggal 11 Maret kunjungan kelas 1A dan B, tanggal 12 Maret kunjungan kelas 2A dan B, tanggal 13 Maret kunjungan kelas 3A dan B, tanggal 14 Maret kunjungan kelas 4A dan B, tanggal 15 Maret kunjungan kelas 5A dan B, tanggal 17 Maret kunjungan kelas 6, tanggal 18 Maret kunjungan kelas bawah(1-3) dan tanggal 19 Maret kunjungan kelas atas(4-6).
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat diterima dengan baik oleh kalangan masyarakat sekitar dan juga wali murid serta keluarga madrasah juga guru-guru yang ikut menitipkan barang dagangannya di kegiatan MMR ini. Kegiatan ini membantu membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari pedagang,” kata Nurul guru mata pelajaran Fikih MIMAU berpendapat yang sekaligus salah satu penitip barang dagangan di MMR tersebut.(NF)







