Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali datang dari arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Banjarnegara tahun 2025. Kontingen pencak silat MAN 2 Banjarnegara menunjukkan performa yang luar biasa dengan berhasil meraih dominasi medali dalam kejuaraan yang digelar di Tenis Indoor Pemda Banjarnegara. Para pesilat muda madrasah ini berhasil membawa pulang total empat medali, terdiri dari satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata pembinaan atlet pencak silat yang berjalan dengan baik di MAN 2 Banjarnegara. Para siswa yang telah berlatih keras selama kurang lebih satu tahun di bawah bimbingan pembina Adit dan pelatih Widianto mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas gelanggang.
Medali emas pertama dan paling bergengsi dipersembahkan oleh Firdaus Gilang Adika yang bertanding di kelas I Putra. Dengan teknik yang matang dan semangat juang yang tinggi, Firdaus berhasil mengungguli lawan-lawannya dan meraih podium tertinggi. Keberhasilannya ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga, dan seluruh civitas akademika MAN 2 Banjarnegara.
Dua medali perak berhasil diraih oleh pesilat putri dan putra MAN 2 Banjarnegara. Faarah Amalia Nur Ramadhani menunjukkan ketangguhannya di kelas D Putri dan berhasil meraih medali perak. Sementara itu, Rahmat Adib al Afkar juga tampil memukau di kelas C Putra dan menyumbangkan medali perak bagi kontingen madrasah.
Melengkapi raihan medali, Ikmalana Mumtaz tampil memukau di kategori seni tunggal putra dan berhasil meraih medali perunggu. Penampilan Ikmalana yang memukau dan penuh penghayatan berhasil memukau dewan juri dan mengantarkannya meraih posisi ketiga.
Pembina pencak silat MAN 2 Banjarnegara, Adityo Raharjo, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian para atletnya. “Alhamdulillah, kita masih bisa menyumbangkan medali emas dalam POPDA kali ini. Meskipun ada satu target yang meleset dari prediksi, secara keseluruhan hasil ini sangat membanggakan,” ungkap Adit.
Lebih lanjut, Adit berharap agar para pesilat muda MAN 2 Banjarnegara tidak cepat berpuas diri dan terus semangat dalam berlatih. Beliau juga memiliki harapan besar agar akan muncul bibit-bibit baru pencak silat dari MAN 2 Banjarnegara yang memiliki mental militan dan pantang menyerah.
“Kami berharap anak-anak tetap semangat berlatih dan terus mengasah kemampuan mereka. Selain itu, semoga ke depannya akan muncul bibit-bibit baru pencak silat dari MAN 2 Banjarnegara yang memiliki semangat juang tinggi, militan, dan pantang menyerah. Semoga tahun depan bisa lebih berjaya lagi,” pungkas Adit.
Prestasi yang diraih oleh Firdaus, Faarah, Rahmat Adib, dan Ikmalana ini semakin mengukuhkan nama MAN 2 Banjarnegara sebagai salah satu sekolah yang memiliki potensi besar di cabang olahraga pencak silat. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lain untuk ikut mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang seni bela diri pencak silat, serta mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi. Selamat kepada para atlet dan pembina pencak silat MAN 2 Banjarnegara atas raihan prestasi yang membanggakan!







