MTs N 2 Banjarnegara Terima Donasi Buku, Perkaya Khazanah Ilmu Perpustakaan Madrasah

Banjarnegara – Perpustakaan Baitul Hikkmah MTs N 2 Banjarnegara kembali mendapatkan tambahan koleksi berharga melalui donasi buku dari siswa-siswi baru kelas 7. Bantuan ini diharapkan dapat semakin memperkaya khazanah ilmu pengetahuan yang tersedia bagi para siswa dan guru di MTs Negeri 2 Banjarnegara.

Penyerahan secara simbolis dilakukan pada hari ini, Kamis, 17 Juli 2025, di halaman indor MTs N 2 Banjarnegara. Hadir dalam acara tersebut Kepala MTs N 2 Banjarnegara, Ratna Ayu Kartika Wulan, perwakilan dari donasi buku diwakili 4 anak dari jumlah anak kelas 7 sebanyak 360 anak, serta beberapa guru dan siswa.

Ratna Ayu Kartika Wulan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kepedulian para donatur. “Kami sangat bersyukur atas sedekah buku ini. Buku adalah jendela dunia, dan dengan bertambahnya koleksi buku, kami berharap minat baca siswa semakin meningkat dan wawasan mereka semakin luas,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa koleksi buku yang beragam akan sangat membantu dalam proses belajar mengajar serta mendukung kegiatan literasi di madrasah.

Jenis buku yang disumbangkan ke Perpustakaan Baitul Hikmah mulai terbitan tahun 2021 sampai 2025 baik fiksi maupun non fiksi, bahkan buku-buku agama dan sejarah diperbolehkan.

Pihak perpustakaan berjanji akan segera menginventarisasi dan menata buku-buku tersebut agar bisa segera diakses oleh seluruh sivitas akademika MTs N 2 Banjarnegara. Diharapkan, dengan adanya penambahan koleksi ini, perpustakaan madrasah dapat menjadi pusat belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi para siswa.

“Kami berjanji akan segera menginventarisasi dan menata buku-buku, agar segera diakses oleh seluruh sivitas akademika MTs Negeri 2 Banjarnegara. Dengan adanya penambahan koleksi perpustakaan bisa menjadi pusat belajar yang aktif dan menyenangkan,” ujar Endah Wahyuningsih selaku kepala perrustakaan Baitul Hikmah.

Kegiatan sedekah buku ini juga menjadi contoh nyata kepedulian masyarakat terhadap pendidikan. Diharapkan, aksi serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak perpustakaan sekolah, khususnya di daerah, yang memiliki koleksi buku yang memadai dan berkualitas. (ew)

Skip to content