Banjarnegara – Semangat membentuk generasi berakhlak mulia dan dekat dengan nilai-nilai spiritual terus digelorakan oleh MTs Negeri 1 Banjarnegara melalui berbagai program unggulannya. Salah satunya adalah implementasi kebiasaan anak Indonesia hebat dalam hal beribadah, yang diwujudkan melalui kegiatan rutin Tahfiz Juz 30 khusus bagi siswa kelas IX.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat (25/7) bertempat di Masjid Darul Ulum Madtsansa setelah pelaksanaan salat Duha, yakni pukul 07.30–08.10 WIB. Siswa-siswi kelas IX yang mengikuti kegiatan ini diminta membawa buku habit dan air minum, sebagai bentuk kesiapan fisik dan mental dalam mengikuti pembinaan spiritual secara maksimal.
Kegiatan Tahfiz Juz 30 bukan sekadar rutinitas hafalan, melainkan juga menjadi wadah untuk memperkuat karakter religius para siswa. Dalam suasana khidmat, seluruh siswa tampak antusias menyimak bimbingan dari para pembina yang telah disiapkan khusus oleh pihak madrasah bekerja sama dengan Al Qomar Centre.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan seluruh pihak dalam menyukseskan program ini.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari implementasi pilar Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya dalam hal beribadah. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Semoga dengan kegiatan ini, siswa lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman hidup,” ungkap H. Yatiman.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Keagamaan MTsN 1 Banjarnegara, Abdul Majid, menekankan bahwa kegiatan Tahfiz ini bukan hanya tentang menghafal ayat, melainkan menanamkan keistiqamahan dalam beribadah.
“Dengan membiasakan kegiatan tahfiz sejak dini, kami berharap anak-anak terbentuk menjadi pribadi yang istiqamah dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Ini juga melatih kedisiplinan dan menguatkan ikatan spiritual mereka dengan Sang Pencipta,” jelas Abdul Majid.
Sebagai pembimbing utama dalam kegiatan ini, Muhammad Fadhil dari Al Qomar Centre turut memberikan motivasi dan teknik menghafal yang efektif kepada para peserta. Ia menyampaikan pentingnya memahami makna ayat, bukan hanya hafalan semata.
“Menghafal Juz 30 adalah langkah awal yang sangat penting. Namun lebih dari itu, anak-anak juga harus memahami pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya. Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami sangat senang melihat semangat anak-anak Madtsansa yang luar biasa,” ujar Fadhil.
Suasana kegiatan tampak penuh semangat namun tetap tertib. Para siswa duduk rapi berhadapan dengan para pembina, mengulang ayat-ayat suci dengan tartil dan semangat. Beberapa guru juga terlihat turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para siswa.
Salah satu siswa kelas IX E, Favian mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan ini.
“Awalnya memang sulit, tapi lama-lama saya jadi terbiasa. Setiap pagi kami diberi motivasi dan metode menghafal yang menyenangkan. Saya merasa lebih dekat dengan Al-Qur’an, dan sekarang saya jadi lebih semangat untuk terus menghafal dan menjaga hafalan saya,” kata Favian dengan antusias.
Program ini juga selaras dengan visi MTsN 1 Banjarnegara dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter Islami, mandiri, dan berdaya saing global. Kegiatan serupa direncanakan akan terus berlanjut setiap pekan sebagai bagian dari Madtsansa Spiritual Routine, guna membiasakan siswa dengan kegiatan ibadah yang bernilai dan berdampak jangka panjang.
Madrasah ini memang dikenal aktif dalam mengintegrasikan program pendidikan umum dan agama, sehingga menghasilkan siswa yang tidak hanya cakap dalam pelajaran tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual.
Dengan program seperti ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga menjadi rumah pembentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah. Semangat untuk mencetak Anak Indonesia Hebat terus digelorakan, dimulai dari masjid, dari pagi yang cerah, dengan ayat-ayat suci yang menggetarkan hati. (Fy)







