Ikuti Seminar IPM, Pengurus OSIS Madtsansa Belajar Kepemimpinan

Banjarnegara – Lima pengurus OSIS MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) mengikuti kegiatan Musyawarah Cabang (Musycab) I Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kecamatan Banjarnegara yang dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan bertema “Student in Action: Mewujudkan Kepemimpinan Pelajar Progresif, Menuju Era Baru IPM yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Banjarnegara pada hari Jumat (25/7).

Keikutsertaan delegasi Madtsansa ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan dan wawasan organisasi bagi para pengurus OSIS. Dalam surat tugas resmi yang ditandatangani oleh Kepala Madrasah H. Yatiman dan berdasarkan surat permohonan dari Panitia Musycab IPM, peserta ditugaskan untuk menghadiri kegiatan serta melaporkan hasil pelaksanaan kepada pihak madrasah.

Wakil Kepala MTsN 1 Banjarnegara bidang Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan pentingnya pengalaman langsung dalam forum kepemudaan.

“Kegiatan seperti ini sangat berharga. Para pengurus OSIS tidak hanya belajar tentang teknis organisasi, tapi juga nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan kesadaran sosial. Ini bekal penting untuk mereka ke depan,” ujar Ikhsanudin.

Dalam seminar kesehatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara, peserta mendapatkan wawasan tentang pentingnya pola hidup sehat bagi pelajar.

“Seminar ini memperkuat pemahaman kami tentang pentingnya menjaga kesehatan di usia remaja,” ungkap Ghaida Gading Kashyfa, salah satu pengurus OSIS yang menjadi peserta.

Gaida menambahkan bahwa suasana kegiatan sangat kondusif dan menyenangkan.

“Kami bisa berdiskusi langsung dengan pelajar dari sekolah lain, bertukar ide, bahkan saling mendukung dalam mengembangkan program OSIS masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Khairo Arfa Al-Haidar, pengurus OSIS lainnya, mengaku termotivasi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini di lingkungan sekolah.

“Saya jadi makin paham bagaimana seharusnya seorang pemimpin muda bersikap. Tidak hanya aktif, tapi juga harus bisa jadi teladan dalam menjaga kesehatan dan semangat belajar,” jelasnya.

Ketua Panitia Musycab IPM, Hasan Putra M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah di Banjarnegara yang telah mengirimkan perwakilannya.

“Partisipasi dari seluruh perwakilan sekolah sangat kami hargai. Kami berharap kerja sama antar pelajar bisa terus terjalin dan berkembang ke arah yang lebih baik,” tuturnya saat dimintai keterangan usai kegiatan.

Dalam laporan kegiatan yang dibuat oleh peserta, disebutkan bahwa kegiatan seminar berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian acara sejak pembukaan hingga sesi seminar. Laporan tersebut juga mencatat bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk kesadaran hidup sehat serta menumbuhkan karakter kepemimpinan di kalangan pelajar.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan laporan dan pengesahan keikutsertaan peserta oleh panitia IPM. Seluruh peserta Madtsansa yang terdiri dari Gaida Gading Kashyfa, Dzikra Aluna Transkiko Setiyadi, Narendra Parama Neshaputra, Khairo Arfa Al-Haidar, dan Shafa Nur Annida Jannah menyelesaikan tugas dinas mereka dengan baik.

Keterlibatan OSIS Madtsansa dalam Musycab IPM ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan karakter dan kepemimpinan pelajar. Diharapkan, pengalaman berharga ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk aktif dalam kegiatan positif di luar madrasah. (fy)

Skip to content