Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) dan Pelantikan Dewan Penggalang Matsamara 2025

Banjarnegara (Humas) -MTs Ma’arif Mandiraja Kabupaten Banjarnegara di awal bulan Agustus 2025 mengadakan kegiatan Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu) sekaligus pelantikan Dewan Penggalang (DP) masa bakti 2025-2026. Perjusa ini dilaksanakan di Madrasah selama dua hari tepatnya pada tanggal 1-2 Agustus 2025 yang diwajibkan untuk seluruh penggalang kelas VII. (2/8/25)

Kamabigus ibu Supriyati mengatakan, Alhamdulillah Madrasah kami bisa mengadakan kegiatan Perjusa rutin setiap tahun di lingkungan Madrasah. Kegiatan seperti ini dapat memupuk disiplin dan tanggungjawab seperti halnya nilai-nilai dalam Tri Satrya dan Dasa Darma. Menjadikan generasi muda yang berkarya, kreatif, dan inovatif.

“Wujudkan nilai taqwa kita dengan adanya Pramuka. Harus semakin rajin beribadah, rajin shalat dan berjiwa nasionalisme. Asah diri menjadi yang berpotensi dan berkarya. Pahami prinsip nilai-nilai dalam Pramuka dan terapkan dalam lingkungan Masyarakat,” pesan Kamabigus.

Helga Nadia selaku DP dari kelas IX B mengatakan, kegiatan Perjusa ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan, karena melatih diri dalam beberapa aspek kehidupan, seperti keberanian, kemandirian, mempererat persahabatan dan dapat bekerja sama dalam tim. Disitu kita semua belajar bersama dengan adik-adik Penggalang, kakak-kakak Dewan Penggalang, serta kakak Pembina.

“Dengan adanya kegiatan Pramuka seperti ini kita semua belajar bahwa Pramuka mendidik kita menjadi orang yang berjiwa kesatria, gagah berani, melatih kekompakan dan suka menolong sesama makhluk,” tambahnya.

“Semoga anggota Penggalang dan Dewan Penggalang yang sudah dilantik dapat menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, serta bertanggung jawab dalam nilai-nilai sosial. Mampu menjadikan Pramuka Matsamara semakin baik, semakin maju dan semakin Bersatu,” ucap Helga.

Jihan Nailah Yatmiko selaku Penggalang dari kelas VII B mengatakan, Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) di MTs Ma’arif Mandiraja ini memberikan kesan yang sangat mendalam.  Dari awal hingga akhir dipenuhi dengan keseruan dan pengalaman berharga yang tak akan pernah saya lupakan. 

“Perjusa mengajarkan arti kerjasama dan kekompakan, hingga berbagai kegiatan yang dirancang dengan begitu menarik. Puncak keseruan Perjusa adalah api unggun dipenuhi rasa kebersamaan yang begitu kuat,” ungkapnya. Ia juga mengatakan, “Selain api unggun saya juga terkesan dengan berbagai kegiatan lain yang diadakan, seperti lomba keagamaan dan seni. Semoga Perjusa dapat terus menjadi agenda rutin di MTs Ma’arif Mandiraja. Kegiatan yang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk membangun karakter, meningkatkan kerjasama tim, dan mempererat tali silaturahmi dengan sesame. Semoga Perjusa di tahun-tahun mendatang semakin meriah dan menciptakan kenangan indah bagi seluruh peserta. (Jm)

Skip to content