Banjarnegara – Kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah-Banjarnegara (MIFABARA) tampak begitu hidup pada Jumat, (11/10). Di bawah bimbingan wali kelas Laeli Nur Isnaini, para siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi kalimat tanya. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami fungsi, struktur, dan penggunaan kalimat tanya dengan media Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang menarik dan interaktif.
Kegiatan diawali dengan pengamatan gambar pada LKPD. Dari gambar tersebut, siswa diminta menulis kalimat tanya sesuai konteks yang terlihat. Selanjutnya, mereka berlatih menanyakan dan menjawab pertanyaan secara berpasangan, seolah sedang berdialog dalam situasi nyata. Kelas pun dipenuhi suara tawa dan semangat belajar.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak aktif berpikir dan berani mengemukakan pertanyaan. Dengan LKPD, mereka belajar memahami bahwa kalimat tanya bukan sekadar teori, tapi juga bagian penting dari komunikasi sehari-hari,” jelas Laeli.
Menurutnya, pembelajaran berbasis aktivitas seperti ini dapat mengasah kemampuan berbahasa dan berpikir kritis siswa. “Mereka jadi tahu cara menggunakan kata tanya seperti apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana dengan tepat. Anak-anak terlihat senang karena merasa belajar sambil bermain,” tambahnya.
Salah satu siswa, Qofisha mengaku menikmati proses belajarnya. “Belajar kalimat tanya jadi mudah. Kami bisa tanya jawab sama teman, bahkan kadang lucu karena pertanyaannya aneh-aneh,” ujarnya sambil tertawa.
Setelah mengerjakan LKPD, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelompok dan berwisata ke semua kelompok belajar. Mereka membacakan kalimat tanya yang telah dibuat dan menjelaskan maksudnya, sementara teman-teman kelompok lain memberikan tanggapan. Suasana kelas pun semakin hidup dan komunikatif.
Kepala Madrasah Durotun Nafisah. mengapresiasi kegiatan tersebut. “Guru-guru MIFABARA terus berinovasi agar pembelajaran Bahasa Indonesia lebih aktif dan bermakna. Siswa tidak hanya belajar menyusun kalimat, tetapi juga berlatih bertanya dan berbicara dengan sopan serta percaya diri,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, siswa kelas 5D belajar bahwa kemampuan bertanya merupakan keterampilan penting untuk menggali pengetahuan. Dengan cara belajar yang menyenangkan, Bahasa Indonesia pun menjadi pelajaran yang ditunggu-tunggu setiap minggunya.(nas)







