Bangkit dari Bantuan: Wiwin Koningah Tanamkan Semangat Mandiri kepada Penerima PKH

Banjarnegara (Humas) – Upaya penguatan mental dan kemandirian ekonomi bagi keluarga penerima manfaat kembali dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Madukara, Wiwin Koningah. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026) ini bertempat di rumah Ancas, warga RT 04 RW 03 Desa Kutayasa, dan diikuti oleh 30 orang  penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dengan suasana penuh keakraban.

Dalam kegiatan tersebut, Wiwin Koningah menyampaikan materi bertajuk “Bantuan Sebagai Jalan Bangkit, Bukan Tempat Bersandar.” Ia mengajak para peserta untuk mengubah pola pikir dari ketergantungan menjadi semangat berdaya. Menurutnya, bantuan sosial hendaknya dimanfaatkan sebagai batu loncatan untuk memperbaiki taraf hidup keluarga.

“Jangan sampai bantuan ini membuat kita nyaman dalam kondisi yang sama. Justru harus menjadi pemicu agar kita berusaha lebih keras dan perlahan bisa mandiri,” tutur Wiwin Koningah di hadapan peserta.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pendamping PKH Kecamatan Madukara, Muhammad Luthfi, yang memberikan penekanan pada pentingnya pengelolaan bantuan secara bijak dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program PKH sangat bergantung pada kesungguhan penerima manfaat dalam memanfaatkan bantuan tersebut.

“PKH bukan sekadar bantuan tunai, tetapi program pemberdayaan. Jika dimanfaatkan dengan baik, insyaallah bisa membantu keluarga keluar dari kemiskinan,” ungkap Muhammad Luthfi.

Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, penyuluhan kali ini lebih menekankan pada diskusi pengalaman langsung para peserta. Beberapa ibu rumah tangga berbagi cerita tentang cara mereka mengatur keuangan dari bantuan yang diterima, termasuk untuk kebutuhan pendidikan anak dan usaha kecil di rumah.

Interaksi yang aktif ini membuat suasana penyuluhan menjadi lebih hidup dan menyentuh sisi praktis kehidupan sehari-hari. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga saling menguatkan dan memberikan inspirasi satu sama lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima PKH di wilayah Kutayasa semakin termotivasi untuk memanfaatkan bantuan secara produktif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan tidak terus bergantung pada bantuan sosial di masa mendatang. 

(wk/azd)

Skip to content