Banjarnegara – Awal tahun ajaran menjadi momentum bagi murid kelas 5C MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) untuk membangun budaya belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan. Di bawah bimbingan wali kelas, seluruh murid menyusun kesepakatan kelas sebagai komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif.(1/8)
Berbeda dengan tata tertib yang hanya disampaikan oleh guru, kesepakatan kelas disusun melalui musyawarah. Setiap murid diberikan kesempatan menyampaikan pendapat, usulan, dan harapan mengenai suasana kelas yang mereka impikan. Berbagai ide kemudian didiskusikan hingga disepakati bersama sebagai pedoman selama proses pembelajaran berlangsung.
Kesepakatan yang dihasilkan di antaranya membiasakan datang tepat waktu, menjaga kebersihan kelas, saling menghormati guru dan teman, berani bertanya, bertanggung jawab terhadap tugas, menjaga fasilitas madrasah, serta membangun budaya saling mengingatkan dengan santun. Seluruh murid kemudian menandatangani hasil kesepakatan sebagai bentuk komitmen untuk melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, murid belajar bahwa setiap aturan lahir dari kesepakatan bersama yang harus dihormati. Mereka juga dilatih untuk menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, bermusyawarah, serta menerima tanggung jawab atas keputusan yang telah dibuat bersama.
Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, mengapresiasi pembiasaan yang dilakukan di kelas 5C sebagai langkah awal membangun karakter peserta didik.
“Kesepakatan kelas bukan sekadar daftar aturan, tetapi komitmen bersama yang lahir dari kesadaran murid. Ketika anak-anak dilibatkan dalam proses penyusunannya, mereka akan lebih bertanggung jawab untuk menjalankannya. Inilah salah satu cara menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan saling menghargai sejak dini,” ungkapnya.
Salah seorang murid kelas 5C turut menyampaikan antusiasmenya.
“Kami senang karena boleh menyampaikan pendapat. Aturan di kelas jadi hasil kesepakatan bersama, sehingga kami ingin menjalankannya dengan sungguh-sungguh.”
Melalui penyusunan kesepakatan kelas, MIFABARA terus menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan budaya positif. Dari ruang kelas yang dibangun atas dasar kesepahaman, tumbuh generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam mewujudkan lingkungan belajar yang harmonis dan inspiratif.(nas)







