Bangun Generasi Sehat dari Catin: KUA Rakit Gandeng BPKB Bahas Seribu HPK dan Stunting

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri yang diikuti oleh 15 pasang calon pengantin, pada Kamis (9/10/2025). Kegiatan yang digelar di aula KUA Rakit ini bertujuan memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar siap lahir batin dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan Bimwin merupakan salah satu upaya KUA Rakit dalam meningkatkan literasi perkawinan dan ketahanan keluarga. Melalui program ini, calon pengantin diharapkan memahami nilai-nilai penting dalam kehidupan rumah tangga, termasuk aspek komunikasi, tanggung jawab, dan kesehatan keluarga.

Pada pelaksanaan kali ini, KUA Rakit bersinergi dengan Badan Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Rakit. Fasilitator dari BPKB, Sri Kanti Mulyani, menyampaikan materi tentang Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pencegahan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati dan Fatma Kurnianingsih, yang turut menjadi fasilitator dengan membawakan materi “merencanakan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah” dan “memenuhi dan mengelola keuangan keluarga”.

Dalam penyampaiannya, Sri Kanti Mulyani menegaskan pentingnya perhatian terhadap gizi dan kesehatan pada masa awal kehidupan anak.

“Seribu HPK merupakan masa emas yang tidak bisa diulang. Pemenuhan gizi dan perhatian sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan peran bersama antara suami, istri, dan lingkungan keluarga.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan perkawinan merupakan wadah penting untuk mempersiapkan calon pengantin secara menyeluruh.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa pernikahan bukan sekadar akad, tetapi awal dari perjalanan panjang yang memerlukan ilmu, kesabaran, dan kerja sama. Keluarga yang kuat lahir dari kesiapan dan pengetahuan yang baik,” ungkapnya.

Dengan adanya kolaborasi antara KUA Rakit, Penyuluh Agama Islam, dan BPKB Kecamatan Rakit, kegiatan Bimbingan Perkawinan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menyiapkan keluarga yang tangguh, sehat, dan berkualitas. KUA Rakit terus berupaya mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting serta pembentukan keluarga sakinah mawaddah warahmah di wilayah Kecamatan Rakit. (ars, azd)

Skip to content