Belajar dari Alam: Literasi tentang Tanaman Lidah Mertua di Kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA)

 Banjarnegara – Kegiatan literasi di Kelas 5D MIFABARA kali ini terasa berbeda. Para siswa tampak antusias mengikuti literasi bertema lingkungan dengan topik tanaman lidah mertua. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak mengenal lebih dekat tanaman hias yang tak hanya indah, tetapi juga kaya manfaat bagi kehidupan manusia.(20/10)

Tanaman lidah mertua yang memiliki nama latin Sansevieria trifasciata berasal dari Afrika Barat, terutama dari Nigeria hingga Kongo. Tanaman ini dikenal memiliki daun panjang, tebal, dan tegak menyerupai lidah. Selain bentuknya yang unik, lidah mertua juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyaring udara dari racun berbahaya seperti formaldehida dan karbon monoksida. Bahkan, tanaman ini tetap menghasilkan oksigen di malam hari, sehingga baik ditempatkan di dalam ruangan.

Dalam sesi literasi, guru menjelaskan perbedaan antara lidah mertua dengan lidah buaya (Aloe vera). Jika lidah buaya berasal dari Semenanjung Arab dan bermanfaat untuk kesehatan kulit, maka lidah mertua lebih unggul dalam menyerap polutan dan menjaga kualitas udara. Anak-anak mendengarkan dengan penuh perhatian.

“Melalui kegiatan literasi ini, anak-anak belajar bahwa tanaman sederhana pun punya peran besar bagi manusia dan bumi. Lidah mertua contohnya, kecil tapi memberi manfaat luar biasa,” tutur Nani.

Salah satu siswa, Kekey, mengungkapkan kesannya.

“Ternyata lidah mertua itu bisa membersihkan udara, Jadi saya ingin menanamnya di rumah supaya kamar saya lebih segar,” ujarnya.

Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, memberikan apresiasi atas literasi lingkungan ini.

“Kegiatan seperti ini menanamkan nilai cinta alam sejak dini. Semoga peserta didik bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan literasi tentang tanaman lidah mertua ini menjadi salah satu langkah nyata madrasah dalam menumbuhkan budaya baca, rasa ingin tahu, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dari satu pot tanaman, tumbuh kesadaran bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari hal kecil di sekitar kita.(nas)

Skip to content