Penyuluh Agama Islam Mandiraja Dorong Kemandirian Ekonomi Jamaah Melalui Pelatihan Dawet Ayu

Banjarnegara (Humas) — Atas permintaan langsung dari jamaah dan pengurus Majelis Taklim Miftahul Jannah Dusun Wanabadra, Desa Kebanaran, Kecamatan Mandiraja, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, menggelar kegiatan pelatihan pembuatan Dawet Ayu Banjarnegara, Selasa (21/10).

Pelatihan ini digagas sebagai tindak lanjut dari aspirasi jamaah yang ingin belajar keterampilan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan di lingkungan majelis taklim. Permintaan tersebut disambut baik oleh penyuluh agama sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis majelis taklim.

Dengan penuh semangat, para ibu-ibu jamaah mengikuti setiap tahap pelatihan — mulai dari menyiapkan bahan, mencetak dawet, hingga meracik kuah santan dan gula merah khas Banjarnegara. Suasana majelis taklim pun berubah menjadi meriah, penuh tawa, dan keakraban.

Ketua Majelis Taklim Miftahul Jannah, Sururi Munah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan dari penyuluh.

“Kegiatan ini muncul dari keinginan jamaah sendiri. Kami ingin belajar sesuatu yang bermanfaat dan bisa menambah penghasilan. Alhamdulillah, penyuluh langsung merespons dan membimbing dengan sabar,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Hendriyanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dakwah pemberdayaan.

“Penyuluh hadir tidak hanya untuk mengajar agama, tapi juga membantu masyarakat agar mandiri dan sejahtera. Dawet Ayu Banjarnegara adalah ikon lokal yang bisa dikembangkan menjadi peluang ekonomi jamaah,” tuturnya.

Pelatihan diakhiri dengan sesi mencicipi hasil karya bersama sambil berbagi cerita dan pengalaman. Kehangatan dan kebersamaan terasa kuat di antara jamaah, menjadi bukti bahwa majelis taklim bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga ruang tumbuhnya semangat kemandirian dan solidaritas umat.

Skip to content