Banjarnegara – Suasana di Kelas 1 Bilingual MIFABARA tampak ceria di hari Kamis, 16/10. Para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tema “Introducing Vegetables” atau pengenalan jenis-jenis sayuran. Sebelumnya anak-anak diminta untuk membawa berbagai jenis sayuran dari rumah seperti eggplant (terong), carrot (wortel), spinach (bayam), tomato (tomat), cucumber (mentimun), cabbage ( kol), etc
Kegiatan dimulai dengan show and tell sederhana. Dalam kegiatan ini, siswa satu per satu maju ke depan kelas untuk memperkenalkan sayuran yang mereka bawa sambal menyebutkan dengan Bahasa Inggris. Seperti “This is a carrot” atau “I have a tomato.” Suasana kelas pun penuh tawa dan semangat. Siswa lainnya memberi tepuk tangan ketika teman-temannya berhasil menyebutkan dengan benar. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap makanan sehat.
Guru Bilungan, Nila menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menegenalkan berbagai jenis sayuran secara langsung agar siswa lebih mudah memahami bentuk dan manfaatnya. Dengan membawa sayuran dari rumah, siswa dapat belajar sambil melihat, menyentuh, dan mengenali secara nyata. Melalui kegiatan memperkenalkan sayuran dalam Bahasa Inggris ini, siswa dapat belajar kosakata baru sekaligus membiasakan diri melatih keberanian mereka berbicara di depan teman-teman, “ujarnya.
Sementara itu, kepala madrasah, Durotun Nafisah memberikan apresiasi atas kreatifitas guru dalam mengemas pembelajaran. “Kegiatan Vegetable Day sangat inspiratif. Anak-anak belajar dengan bahagia, berani berbicara dalam Bahasa Inggris, dan sekaligus belajar gaya hidup sehat. Ini sejalan dengan visi MIFABARA yang mengedepankan karakter, keterampilan abad 21, dan kemandirian siswa sejak dini,” ujarnya.
Salah satu siswa bilingual Afta dengan wajah gembira berkata. I like learning English with vegetable, It’s fun! (Saya suka belajar bahasa Inggris dengan sayuran, itu menyenangkan),“tuturnya.
Melalui kegiatan“Introducing Vegetables” ini, siswa tidak hanya belajar mengenal berbagai jenis sayuran, tetapi juga belajar berani berbicara di depan kelas serta menambah kosakata baru. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang sudah berpartisipasi aktif. (nih/nas)







