Banjarnegara – Keceriaan tampak memenuhi ruang kelas 1B Full Day MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) pada jam pelajaran ke-2, tepatnya pukul 10.45–11.50 WIB. Pada kesempatan kali ini, siswa belajar Bahasa Indonesia dengan tema “Belajar Asyik dan Menyenangkan Awalan Ma, Mi, Mu, Me, Mo.” Suasana belajar yang penuh semangat membuat kegiatan pembelajaran terasa begitu hidup dan bermakna.(20/10)
Guru kelas membuka kegiatan dengan menjelaskan materi tentang kata-kata berawalan ma, mi, mu, me, dan mo menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak-anak terlihat antusias menjawab pertanyaan, mengulang kata, dan mencoba menirukan bunyi suku kata yang diajarkan. Setelah penjelasan, guru mengajak siswa mengikuti kegiatan praktik yang lebih menyenangkan.
Guru telah menyiapkan potongan-potongan kertas bertuliskan awalan ma, mi, mu, me, mo. Anak-anak kemudian secara bergantian maju ke depan kelas untuk menempelkan potongan tersebut pada papan tulis guna melengkapi kata yang belum sempurna. Aktivitas ini bukan hanya melatih kemampuan bahasa, tetapi juga meningkatkan keberanian siswa untuk tampil dan berpartisipasi aktif dalam kelas.
Tawa dan tepuk tangan kerap terdengar setiap kali salah satu siswa berhasil menempelkan awalan dengan benar. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Dalam LKPD, siswa melengkapi kata sesuai dengan awalan yang tepat, serta berlatih menggunting dan menempel kertas sesuai instruksi. Dengan cara ini, pembelajaran tidak hanya melatih kemampuan berbahasa, tetapi juga mengasah keterampilan motorik halus anak.
Guru kelas 1B mengungkapkan, “Dengan metode bermain sambil belajar seperti ini, anak-anak lebih cepat memahami konsep awalan. Mereka tidak merasa terbebani karena belajar dilakukan dengan cara yang menyenangkan.”
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah,turut memberikan apresiasi atas kreativitas guru dalam menghadirkan pembelajaran aktif. “Anak-anak usia awal MI belajar paling efektif ketika mereka terlibat langsung. Kegiatan seperti ini membuat mereka tidak hanya belajar membaca, tetapi juga belajar berani, fokus, dan bekerja sama,” jelasnya.
Orang tua siswa, Uut, menyampaikan. “Anak saya pulang ke rumah bercerita tentang permainan menempel awalan. Dia tampak senang sekali,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Kelas 1B MIFABARA berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mengembangkan keterampilan siswa secara menyeluruh baik kognitif, motorik, maupun sosial-emosional.(nas)







