Belajar Ibadah Secara Nyata, Siswa Kelas 5D MIFABARA Laksanakan Praktik Manasik Haji dan Umrah

Banjarnegara  – Pembelajaran Fikih di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terasa semakin hidup dan bermakna melalui kegiatan praktik manasik haji dan umrah yang diikuti oleh siswa kelas 5D. Kegiatan ini dilaksanakan di Surya Yudha Banjarnegara sebagai bentuk pembelajaran langsung agar siswa lebih memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji.(24/5)

Didampingi oleh guru Fikih, Umar, para siswa mengikuti rangkaian manasik dengan penuh antusias. Mulai dari niat ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul, seluruh tahapan diperagakan secara runtut sehingga siswa dapat memahami proses ibadah secara nyata, tidak hanya melalui teori di dalam kelas.

Kegiatan manasik haji ini memiliki berbagai manfaat penting bagi peserta didik. Selain menambah pemahaman tentang tata cara ibadah haji dan umrah, siswa juga dilatih untuk mempraktikkan nilai-nilai kesabaran, ketertiban, dan kedisiplinan. Mereka belajar bahwa setiap rangkaian ibadah memiliki aturan dan makna yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.

Guru Fikih, Umar menyampaikan bahwa praktik manasik menjadi metode efektif dalam pembelajaran.

“Dengan praktik langsung, anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat tahapan ibadah haji. Mereka tidak hanya tahu, tetapi juga merasakan pengalaman spiritual dari setiap rangkaian ibadah,” jelasnya.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membekali siswa dengan pemahaman yang benar tentang ibadah haji sejak dini, sehingga ketika suatu saat mendapat kesempatan menunaikan haji, mereka telah memiliki dasar ilmu yang kuat. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan kecintaan terhadap rukun Islam serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjalankan ibadah dengan benar.

Manasik haji mengajarkan nilai kesetaraan dan ketundukan kepada Allah SWT. Dalam ibadah haji, semua manusia mengenakan pakaian yang sama, tanpa membedakan status sosial, sehingga menumbuhkan rasa persaudaraan dan kerendahan hati.

Lebih dari itu, setiap rangkaian manasik mengandung pelajaran kehidupan tentang kesabaran dalam menjalani proses, keikhlasan dalam beribadah, serta ketaatan dalam mengikuti perintah Allah. Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat tertanam dalam diri siswa sejak dini.

Dengan adanya kegiatan praktik manasik ini, diharapkan siswa kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) tidak hanya memahami ibadah haji secara teori, tetapi juga mampu menghayati makna dan hikmah di balik setiap rangkaiannya, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.(nas)

Skip to content