Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati kembali melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Mar’atus Shalikhah yang diketuai Adminah pada Jumat (29/5/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat diikuti 20 jamaah ibu – ibu. Kali ini Endah mengusung tema “Belajar Ikhlas dari Nabi Ibrahim”, Endah Widyawati mengajak jamaah meneladani kepasrahan total Nabi Ibrahim AS terhadap perintah Allah Swt. Kisah perintah menyembelih Nabi Ismail AS menjadi pelajaran utama bahwa ikhlas adalah puncak dari keimanan seorang hamba.
“Ikhlas itu bukan berarti tidak punya rasa berat. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail juga berat, tapi keduanya memilih taat. Dari ketaatan itulah Allah ganti dengan kemuliaan dan ridha-Nya,” ungkap Endah.
Ia menjelaskan bentuk ikhlas dalam kehidupan ibu rumah tangga: sabar mengurus keluarga, ridha atas rezeki suami, tidak mengeluh saat pekerjaan rumah menumpuk, dan tidak membanding-bandingkan nasib dengan orang lain. Ikhlas, lanjutnya, membuat hati lebih tenang dan rumah tangga lebih harmonis.
Menyambut bulan Zulhijah, Endah mengaitkan materi dengan ibadah kurban. Kurban adalah latihan nyata untuk memotong ego dan pamrih. Ia mengutip QS Al-Hajj ayat 37: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.
”Ketua MT Mar’atus Shalikhah, Adminah, menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan. Menurutnya, tema ikhlas sangat dibutuhkan ibu-ibu agar lebih sabar dalam mendidik anak dan melayani keluarga.“
Alhamdulillah, nasehat dari Endah bikin kami lebih legowo. InsyaAllah kami amalkan untuk jadi istri dan ibu yang lebih ikhlas,” ujar Adminah.
Pengajian ditutup dengan do’a bersama agar Allah Swt menanamkan sifat ikhlas, melapangkan rezeki, dan menjaga keharmonisan keluarga seluruh jamaah.
(n/azd)







