Banjarnegara – Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A HEBAT MI Ma’arif Al Falah Joyo Kusumo (MIMAU) Parakancanggah, Banjarnegara Senin pagi berlangsung seru dan penuh semangat. Sebanyak 23 murid mengikuti kegiatan belajar menulis kata yang memuat suku kata ba, bi, bu, be, dan bo melalui metode coding warna per huruf, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.(3/8)
Pada kegiatan tersebut, setiap huruf diberikan kode warna yang berbeda. Sebagai contoh, huruf b berwarna merah muda (pink), huruf a berwarna kuning, huruf c berwarna oranye, huruf o berwarna biru, huruf e berwarna ungu, dan huruf-huruf lainnya juga disajikan dengan warna tertentu. Berdasarkan petunjuk warna tersebut, murid mencocokkan huruf-huruf yang tersedia untuk membentuk kata yang benar, kemudian menuliskannya pada lembar kerja.
Melalui metode coding warna, murid belajar mengenali hubungan antara huruf, suku kata, dan kata dengan cara yang menyenangkan. Suasana kelas tampak hidup karena murid aktif mengamati warna, mencari huruf yang sesuai, lalu menyusunnya menjadi kata secara mandiri. Selain meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan, kegiatan ini juga melatih konsentrasi, ketelitian, kemampuan berpikir logis, serta daya ingat murid.
Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU), Wahyul Khomisah, mengapresiasi inovasi pembelajaran yang diterapkan di kelas I.
“Pembelajaran yang kreatif seperti metode coding warna mampu membuat murid lebih tertarik untuk belajar. Anak-anak tidak hanya menghafal huruf dan suku kata, tetapi juga belajar melalui pengalaman yang menyenangkan. Kami berharap inovasi seperti ini terus dikembangkan agar pembelajaran semakin bermakna dan mampu meningkatkan kemampuan literasi murid sejak dini,” ujar Wahyul.
Sementara itu, Wali Kelas 1A HEBAT, Nuri Fatimah, menjelaskan bahwa metode coding warna dipilih untuk membantu murid memahami konsep suku kata dengan lebih mudah.
“Anak-anak usia kelas 1 cenderung lebih cepat memahami pembelajaran yang disajikan secara visual. Dengan bantuan warna, mereka lebih mudah mengenali huruf, menyusun suku kata ba, bi, bu, be, dan bo, kemudian merangkainya menjadi kata yang tepat. Alhamdulillah, seluruh murid terlihat antusias, aktif, dan percaya diri selama mengikuti kegiatan,” ungkapnya.
Melalui pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan kemampuan literasi dasar, kreativitas, serta semangat belajar murid sejak jenjang awal pendidikan. Dengan metode yang tepat, belajar membaca dan menulis menjadi aktivitas yang menggembirakan sekaligus bermakna bagi setiap murid.(NF)
