Banjarnegara (Humas) – Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak mewarnai kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan di TPQ Al Islam Purwodadi. Raut wajah antusias terlihat dari para santri yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Pada kesempatan tersebut, Turno selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum hadir memberikan pembelajaran dasar keislaman tentang tata cara wudu yang benar sebagai bekal penting dalam menjalankan ibadah sehari-hari. (12/6/2026)
Materi yang disampaikan meliputi pengertian wudu, syarat, rukun, sunah, hingga praktik tata cara berwudu sesuai tuntunan syariat Islam. Dengan metode yang interaktif dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, para santri terlihat aktif mengikuti penjelasan dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan.
Tidak hanya memberikan teori, Turno juga mengajak para santri mempraktikkan gerakan wudu secara langsung. Suasana belajar pun menjadi semakin hidup karena anak-anak tampak bersemangat untuk menunjukkan pemahaman mereka. Kegiatan ini bertujuan agar para santri mampu menerapkan tata cara wudu yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Turno menekankan bahwa wudu merupakan salah satu kunci diterimanya salat sehingga harus dilakukan dengan benar sejak usia dini.
“Anak-anak harus belajar wudu dengan benar sejak sekarang. Jika wudunya benar, insya Allah salatnya juga akan lebih baik. Jangan malu untuk terus belajar dan bertanya jika ada yang belum dipahami,” pesan Turno.
Salah satu santri, Ara, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan bahasa khas anak-anak, ia mengatakan, “Aku senang banget ikut belajar hari ini. Tadi jadi tahu cara wudu yang benar. Kalau besok mau salat, aku mau praktik seperti yang diajarkan Pak Turno.”
Keceriaan dan semangat para santri terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak semakin memahami pentingnya bersuci sebelum salat serta tumbuh kecintaan terhadap ibadah sejak usia dini. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membentuk kebiasaan baik yang akan bermanfaat bagi mereka di masa mendatang.
(ev/azd)







