Memasuki Masa Balig, Siswi SMP Satap 4 Pandanarum Dapat Pembekalan Keagamaan Melalui Program BRUS

Banjarnegara (Humas) – Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan pemahaman keagamaan. Menyadari pentingnya pendampingan bagi generasi muda, Yulis selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswi SMP Satap 4 Pandanarum. Kegiatan yang dikhususkan untuk kelas perempuan tersebut mengangkat tema “Kewajiban Remaja Perempuan Saat Memasuki Masa Balig” sebagai bekal dalam menjalani masa remaja sesuai tuntunan agama. (12/6/2026)

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Dalam penyampaiannya, Yulis menjelaskan tentang pengertian balig, tanda-tanda balig pada perempuan, kewajiban menjalankan salat dan puasa, tata cara bersuci setelah haid, pentingnya menutup aurat, serta menjaga kehormatan diri dalam pergaulan sehari-hari. Materi tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga para siswi dapat mengikuti dengan baik.

Yulis menegaskan bahwa masa balig bukan hanya ditandai dengan perubahan fisik, tetapi juga menjadi awal munculnya tanggung jawab sebagai seorang muslimah. Oleh karena itu, remaja perempuan perlu memiliki pemahaman agama yang cukup agar mampu mengambil keputusan yang baik dan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

“Ketika seorang perempuan memasuki masa balig, ia telah memiliki kewajiban untuk menjalankan syariat Islam. Karena itu, ilmu agama harus menjadi bekal utama agar para remaja mampu menjaga kehormatan diri, berakhlak mulia, dan tumbuh menjadi muslimah yang membanggakan keluarga serta masyarakat,” tutur Yulis.

Selama kegiatan berlangsung, para siswi terlihat aktif mengikuti materi. Beberapa peserta juga memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menyampaikan berbagai pertanyaan yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait ibadah dan perubahan yang dialami saat memasuki masa remaja.

Salah satu peserta yaitu Sinta mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena menjawab berbagai hal yang selama ini belum dipahaminya.

“Saya senang mengikuti BRUS ini karena jadi tahu lebih banyak tentang kewajiban perempuan setelah balig. Materinya mudah dipahami dan membuat saya lebih mengerti bagaimana menjaga diri dan menjalankan ibadah dengan benar,” ujar Sinta.

Melalui kegiatan BRUS ini diharapkan para siswi SMP Satap 4 Pandanarum memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tanggung jawab keagamaan setelah memasuki masa balig. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter agar para remaja tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama. 

(ev/azd)

Skip to content