Berjaya di Ajang National Intellectual Olympic Competition, Siswa Madtsansa Terus Tingkatkan Capaian Prestasi

Banjarnegara (Humas) – Prestasi tentu menjadi impian setiap orang tua kepada anak-anaknya. Di MTs Negeri 1 Banjarnegara impian itu bukanlah hanya sebatas mimpi belaka melainkan dapat diwujudkan oleh setiap anak. MTs Negeri 1 Banjarnegara memberikan kesempatan kepada seluruh siswanya untuk berprestasi di berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minatnya.

Salah satu bidang yang berhasil membawa siswa-siswa Madtsansa meraih prestasi adalah mata pelajaran PAI. Semua siswa berkesempatan meraih hasil terbaik selama konsisten mengikuti berbagai event kompetisi yang diselenggarakan.

Seperti yang diumumkan oleh guru pembimbing pada Selasa (13/8) di ajang National Intellectual Olympic Competition yang digelar akhir pekan lalu oleh Science Olympiad Training MTs Negeri 1 Banjarnegara sukses meraih 12 medali dengan rincian 7 medali emas dan 5 medali perak.

Ikhsanudin selaku guru pembimbing mata pelajaran PAI mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berpartisipasi dalam ajang kompetisi online khususnya mata pelajaran PAI.

“Anak anak hebat… terima kasih atas perjuangannya. Semoga kita akan Istiqomah dalam perjuangan di jalan Allah ini. Kenapa? Karena materi PAI itu insya Allah pasti bermanfaat bagi kita dalam menempuh kehidupan. Berprestasi sembari mengharap ridho illahi,” ungkap Ikhsanudin antusias.

Yatiman, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan apresiasinya.

“Alhamdulillah, selamat atas prestasi yang telah diraih. Mari, terus tingkatkan semangat berprestasi. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat baik sekarang maupun masa depan.” Ucap Yatiman.

Sementara menurut Fawwas Saiid Nurdzakiyy yang pada ajang ini berhasil meraih medali emas mengaku akan terus meningkatkan belajarnya untuk mempertahankan prestasi di mata pelajaran PAI.

“Saya akan lebih giat belajar untuk mata pelajaran PAI meski secara mandiri. Semoga di ajang PAI  berikutnya nilai saya akan tetap bertahan,” tutur Fawwas yang ditemui tim warta Madtsansa di kelasnya. (Fy)

Skip to content