Bersyukur, Kepala Mimau Terima Penghargaan Sebagai Kepala Madrasah Inspiratif Tahun 2024

Banjarnegara – Tujuh belas Agustus, adalah moment memperingati hari kelahiran Republik Indonesia yang ke – 79, dimana lembaga pendidikan, dinas ataupun instansi semuanya melaksanakan Upacara Bendera. Termasuk salah satunya adalah Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Tidak seperti biasanya, Wahyul Khomisah yang merupakan Kepala MI Maarif Al Falah Joyokusumo Parakancanggah Banjarnegara mendapatkan surat undangan untuk menghadiri mengikuti Upacara di Kemenag. (17/8)

Tepatnya di halaman kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Sabtu kemarin seluruh pejabat, Pegawai dan staff serta para pengawas dan lainnya mengikuti upacara dengan hikmat memakai pakaian adat. Dari awal sampai akhir upacara berjalan dengan lancar dari pengibaran bendera sampai dengan doa. Setelah itu, pembawa acara menyampaikan para penerima penghargaan dan yang membuat Wahyul tertegun mendengar pengumuman saat dirinya disebutkan sebagai Kepala Madrasah Inspiratif.

Inspiratif berarti mampu memberikan inspirasi kepada yang lain. Dalam sebuah kamus, seseorang yang dikatakan inspiratif adalah seseorang yang memperoleh segudang prestasi. Juga pengertian Sosok Inspiratif, artinya adalah penyebar pengaruh positif. Adalah karakter yang sangat kuat, mengesankan, dapat membangkitkan semangat, memberi semangat.

Sebenarnya Wahyul sambil berpikir menginspirasi dalam hal apa, gumamnya. Kemungkinan Kepala Kantor Kementerian Agama memberikan predikat tersebut karena Wahyul yang notabene dulu adalah guru wiyata bhakti, dan baru 4 tahun wiyata sudah memberanikan dan bertekad mendirikan sebuah madrasah di usia yang masih cukup muda kala itu, belum 30 tahun. Dan selama 12 tahun dalam kepemimpinannya banyak prestasi yang telah ditorehkan sampai dengan tingkat Nasional. Menurut Wahyul, dengan diberikannya penghargaan tersebut adalah sebuah doa dan predikat yang harus selalu dijaga serta berusaha mengembangkan potensinya.

Selain itu dari tahun ke tahun jumlah siswa meningkat, bahkan sekarang tiap jenjang kelasnya paralel. Tak hanya itu dalam perjalanannya mampu membeli lahan baru sebagai pengembangan madrasah, dan sekarang di lahan baru tersebut telah berdiri kelas – kelas paralel dengan memberdayakan kompetensi kepala madrasah yaitu kompetensi kewirausahaan. Infaq Pembangunan dari kolega, teman – teman serta walisantri serta keluarga besar Al Falah Joyokusumo.

“Kami mengucapkan terimakasih, ini adalah karunia dari Allah dan kita sebagai hamba yang berusaha mensyukuri nikmat atas karunia yang diberikanNYA dengan memaksimalkan kinerja kita. Semoga predikat ini menjadi sebuah motivasi saya untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam mendidik generasi bangsa yang unggul dan berprestasi,” ucap Wahyul

Berbagai ucapan selamat diberikan, dan menurut Wahyul pada hakikatnya semua Kepala Madrasah pasti bisa menjadi Inspirasi bagi orang lain.

“Bagi saya, yang terpenting dalam memimpin sebuah madrasah adalah Istiqomah atau konsisten dalam mengawal program. Serta selalu semangat dalam bekerja dan berusaha semaksimal mungkin. Selain itu meyakini bahwa niat yang baik dan diikuti dengan action pasti Allah akan memudahkan segalanya. Sukses itu lekat dengan pengorbanan dan perjuangan,” tambah Wahyul manakala membalas ucapan selamat dari salah satu teman. (wk)

Skip to content