Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (BIMROHIS) di Puskesmas Purwanegara 1 pada Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk layanan bimbingan keagamaan kepada masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan dan membutuhkan dukungan spiritual selama masa pemulihan.
BIMROHIS kali ini diberikan kepada empat pasien rawat inap yang sedang menjalani perawatan dengan kondisi dan diagnosis yang berbeda-beda. Dalam kunjungan tersebut, para Penyuluh Agama Islam menyampaikan bimbingan dengan pendekatan yang menenangkan, memberikan motivasi, serta mengajak para pasien untuk tetap optimistis dan bersabar dalam menghadapi ujian berupa sakit.
Para penyuluh mengingatkan bahwa sakit bukan alasan bagi seorang Muslim untuk meninggalkan kewajiban salat. Dalam kondisi apa pun, selama masih memiliki kesadaran, salat tetap dilaksanakan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pasien yang tidak mampu melaksanakan bersuci dengan air juga diberikan pemahaman mengenai tayamum sebagai bentuk kemudahan dalam syariat Islam.
Selain memberikan penjelasan, penyuluh juga secara langsung mengajarkan tata cara tayamum kepada para pasien. Bimbingan diberikan secara sederhana dan mudah dipahami, mulai dari niat, penggunaan debu atau media yang sesuai untuk tayamum, hingga tata cara mengusap bagian tubuh yang menjadi ketentuan dalam tayamum. Hal tersebut diharapkan dapat membantu pasien tetap menjalankan ibadah meskipun berada dalam kondisi sakit dan keterbatasan fisik.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara, Imam Sarifudin, menyampaikan pesan kepada para pasien agar tidak kehilangan harapan dan tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Salat adalah tiang agama, tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Ketika sedang sakit pun kita tetap berusaha melaksanakan salat sesuai kemampuan. Semoga dengan semakin dekat kepada Allah, hati menjadi lebih tenang dan menjadi salah satu jalan menuju kesembuhan,” ungkap Imam.
Selain memberikan motivasi dan edukasi ibadah, para penyuluh juga mengajak pasien untuk memperbanyak doa, zikir, dan berserah diri kepada Allah SWT. Para pasien kemudian didoakan agar diberikan kesabaran, ketenangan, kekuatan, serta kesembuhan.
Kegiatan BIMROHIS di Puskesmas Purwanegara 1 diharapkan dapat terus menjadi sarana kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat, termasuk memberikan pendampingan spiritual kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian sakit. Melalui bimbingan tersebut, pasien diharapkan tidak hanya memperoleh perawatan secara medis, tetapi juga mendapatkan ketenangan batin dan penguatan spiritual selama menjalani proses pengobatan.
(rp/azd)







