Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka mendukung gerakan literasi dan meningkatkan keterampilan membaca nyaring, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring yang bertempat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh para pustakawan, guru, pegiat literasi, dan orang tua dari berbagai jenjang pendidikan.
Bimtek menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidang literasi, yaitu Dian Nofitasari, S.S. dan Syaffa Kusuma W., A.Md. Para peserta mendapatkan pemaparan teori tentang pentingnya membaca nyaring serta teknik-teknik yang dapat diterapkan saat membacakan buku kepada anak-anak dan remaja. Selain teori, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung membaca nyaring, yang memberikan pengalaman belajar menyenangkan dan aplikatif bagi seluruh peserta.
Salah satu peserta, Burhannisa Saras Imaniar, A.Md., pustakawan dari MAN 1 Banjarnegara, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. “Bimtek membaca nyaring ini sangat bermanfaat untuk pustakawan, orang tua, pegiat literasi dan guru. Adanya bimtek membaca nyaring, kami mendapat ilmu tentang bagaimana kita bisa membacakan nyaring dengan baik,” ungkapnya.
Namun demikian, ia juga memberikan pesan penting terkait kurangnya pengetahuan mengenai teknik membaca nyaring di kalangan guru, pegiat literasi, dan pustakawan, khususnya yang bertugas di jenjang pendidikan menengah seperti SMA, SMK, dan MA. “Perlu adanya sosialisasi dan pelatihan lanjutan agar praktik membaca nyaring juga bisa diaplikasikan secara efektif di tingkat remaja, bukan hanya di jenjang PAUD atau SD,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan kemampuan membaca nyaring dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi yang kuat di Banjarnegara. (rkw/azd)







