Ikmalana Mumtaz, Jawara Pencak Silat MAN 2 Banjarnegara!

Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara kembali mengharumkan nama daerah di kancah provinsi. Siswa berprestasi, Ikmalana Mumtaz, berhasil meraih Juara 3 dalam cabang olahraga Pencak Silat pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi ini melanjutkan tradisi gemilang pencak silat MAN 2 Banjarnegara yang selalu meraih hasil membanggakan di tingkat provinsi setiap tahunnya. (11/7)

Keberhasilan Ikmalana ini adalah buah dari persiapan matang selama dua minggu di bawah bimbingan Pembina Adityo Raharjo, dan Pelatih Widiyanto. Meskipun persaingan di tingkat provinsi sangat ketat, Ikmalana mampu menunjukkan performa terbaiknya dan mengukir nama di podium juara.

“Prestasi yang sangat membanggakan bagi kami pembina silat MAN 2 Banjarnegara, karena alhamdulillah pencak silat dapat mempertahankan tradisi prestasi di tingkat Provinsi setiap tahunnya,” ujar Adityo Raharjo. Ia menambahkan, “Alhamdulillah, dengan pencapaian Lana, silat MAN 2 setiap tahun meraih prestasi di ajang resmi tingkat Provinsi.”

Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, turut menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya. “Prestasi Ikmalana ini menunjukkan bahwa MAN 2 Banjarnegara konsisten mencetak talenta-talenta luar biasa di berbagai bidang, termasuk olahraga pencak silat. Ini adalah hasil dari kerja keras siswa dan dedikasi para pembina serta pelatih,” katanya.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet pencak silat MAN 2 Banjarnegara lainnya. Pembina berharap, “Semoga prestasi ini menjadi cambuk semangat untuk anak-anak untuk lebih semangat berlatih karena kompetitor di luar sana sudah sangat kompetitif dan menjadi inspirasi atlet-atlet silat yang lain bahwa nomor seni potensinya sangat besar untuk meraih prestasi.”

MAN 2 Banjarnegara terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa secara holistik, tidak hanya di bidang akademik dengan berbagai torehan medali olimpiade sains, tetapi juga di bidang non-akademik seperti olahraga dan seni, menegaskan posisinya sebagai “Madrasahnya Para Juara”. (ka/azd)

Skip to content