Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bawang bersinergi dengan Puskesmas Bawang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi puluhan pasangan calon pengantin. Bertempat di Aula KUA Kecamatan Bawang, kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen bersama dalam membekali calon pengantin agar siap mengarungi kehidupan berumah tangga, baik dari aspek keagamaan maupun kesehatan. (22-09-2026)
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Bawang Kus Indarto menyampaikan bahwa pernikahan tidak hanya sebatas pemenuhan syarat administratif dan hukum syariat agar sah di mata agama serta negara. Lebih dari itu, kesiapan fisik dan mental calon pengantin menjadi fondasi utama untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting menjadi salah satu materi utama yang disampaikan oleh tim medis dari Puskesmas Bawang. Calon pengantin mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan pra-nikah (premarital check-up), kecukupan gizi ibu hamil, serta pola hidup bersih dan sehat untuk menyongsong generasi masa depan.
Kerja sama lintas sektoral ini dinilai sangat strategis dalam menekan angka stunting serta risiko kematian ibu dan bayi di wilayah Kecamatan Bawang. Petugas Puskesmas mengimbau para peserta untuk secara aktif memeriksakan kondisi kesehatan serta mengonsumsi suplemen yang dibutuhkan sebelum melangsungkan akad nikah.
Selain materi kesehatan, para peserta juga dibekali pemahaman mendalam mengenai manajemen konflik rumah tangga, komunikasi efektif antarpasangan, serta pemenuhan hak dan kewajiban suami istri. Sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh fasilitator KUA berlangsung hangat dan dinamis, di mana para calon pengantin antusias berkonsultasi mengenai berbagai tantangan dalam kehidupan pernikahan. (Mfm)
Para peserta mengapresiasi penyelenggaraan Bimwin Mandiri ini karena memberikan wawasan yang sangat praktis dan relevan dengan kebutuhan mereka saat ini. Banyak calon pengantin mengaku menjadi lebih siap dan percaya diri dalam melangkah ke jenjang pernikahan setelah mendapatkan edukasi komprehensif dari sisi keagamaan maupun medis.
Melalui program bimbingan kolaboratif ini, KUA dan Puskesmas Bawang berharap setiap pasangan yang menikah tidak hanya sah secara hukum dan agama, tetapi juga sehat secara jasmani dan rohani. Langkah nyata ini diharapkan mampu melahirkan keluarga-keluarga baru yang berkualitas, harmonis, serta siap melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan unggul.







