Banjarnegara (Humas) – Menikah bukan hanya soal menyatukan dua hati, tapi menyatukan visi hingga ke surga. Pesan inilah yang ditekankan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Herwan Okta Yoza dalam kegiatan Penasehatan Perkawinan Mandiri di Balai Nikah KUA Rakit, Rabu (17/9/2026).
Penasehatan kali ini diberikan kepada pasangan calon pengantin sekampung, Khapidun Prasetyo (29) dan Indah Puspitasari (29), keduanya berasal dari Desa Lengkong, Kecamatan Rakit. Pasangan ini dijadwalkan akan melangsungkan akad nikah pada (25/9/2026).
Dengan mengusung tema “Membangun Keluarga Sakinah Sampai ke Surga”, Herwan Okta Yoza membimbing kedua catin agar tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara mental.
“Pernikahan adalah ibadah terpanjang. Tujuannya bukan hanya bahagia di dunia, tapi bagaimana bisa bersama lagi sampai ke surga. Kuncinya ada pada sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Herwan Okta di hadapan catin.
Dalam sesi tersebut, ia memaparkan pilar penting keluarga berkualitas, yakni saling memahami hak dan kewajiban suami istri, menjaga komunikasi efektif, mengelola keuangan dengan transparan, serta menjaga kesehatan reproduksi untuk mencegah stunting.
Ia juga mengingatkan agar pasangan menghindari tiga pemicu utama perceraian, yaitu perselingkuhan, KDRT, dan masalah ekonomi yang tidak dikomunikasikan.
“Kalau ada masalah, jangan lari, tapi hadapi bersama. Jadikan sabar dan shalat sebagai penolong,” pesannya.
Khapidun mengaku senang mendapat bimbingan langsung. “Ternyata nikah itu butuh ilmu. Kami jadi tahu cara menjaga rumah tangga agar tetap harmonis dan diridhai Allah,” ungkapnya.
Melalui bimbingan mandiri ini, KUA Rakit terus berkomitmen menekan angka perceraian dan melahirkan keluarga-keluarga yang tangguh, religius, dan penuh keberkahan.







