Catin Candiwulan Tunjukkan Kesiapan, Hafal Doa Mandi Junub di Hadapan Penghulu

Banjarnegara (Humas) – Kegiatan pelayanan pemeriksaan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja pada Selasa (5/5/2026) berlangsung lancar dan penuh semangat. Salah satu pasangan yang mengikuti pemeriksaan, Maulana Ramaja dan Elena Siti Khasanah dari Desa Candiwulan, menunjukkan kesiapan yang mengesankan, khususnya dalam pemahaman dasar keagamaan.

Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh Penghulu Mandiraja, Prayogi Dwi Apriyanto, yang memberikan bimbingan serta evaluasi kepada para calon pengantin sebagai bagian dari persiapan menuju pernikahan. Dalam proses tersebut, Maulana dan Elena menjadi perhatian karena kemampuan mereka dalam menghafal doa mandi junub dengan cepat dan tepat.

“Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kesungguhan dalam memahami aspek ibadah yang menjadi bagian penting dalam kehidupan rumah tangga,” ujar Prayogi saat memberikan tanggapan.

Selama sesi pemeriksaan, pasangan ini tampak percaya diri dan mampu mengikuti arahan dengan baik. Ketika diminta untuk melafalkan doa mandi junub, keduanya dapat menyampaikan dengan lancar tanpa banyak kesalahan, meskipun baru saja mempelajarinya dalam waktu relatif singkat.

Elena Siti Khasanah mengungkapkan rasa syukurnya atas bimbingan yang diberikan. “Kami berusaha belajar dengan sungguh-sungguh karena ingin menjalani pernikahan dengan bekal ilmu yang cukup. Alhamdulillah, kami bisa menghafalnya dengan baik,” tuturnya.

Kegiatan pemeriksaan catin ini merupakan bagian dari upaya KUA Mandiraja dalam memberikan pembekalan menyeluruh, tidak hanya terkait administrasi pernikahan tetapi juga pemahaman dasar keagamaan. Hal ini diharapkan dapat membentuk pasangan yang siap secara lahir dan batin dalam membangun rumah tangga.

Prayogi menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi calon pengantin. Ia berharap setiap pasangan yang menikah dapat memahami tanggung jawabnya serta memiliki dasar keilmuan yang cukup untuk menjalani kehidupan berumah tangga secara harmonis.

Kegiatan hari ini menjadi bukti bahwa kesiapan menikah tidak hanya diukur dari kelengkapan berkas, tetapi juga dari kesungguhan dalam mempersiapkan diri secara spiritual. Pasangan Maulana dan Elena telah memberikan contoh positif bagi calon pengantin lainnya di wilayah Mandiraja. 

(m/azd)

Skip to content