Banjarnegara – Dalam rangka memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan perlindungan anak, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Anugrah Windu Setianingsih, berkolaborasi dengan kader PKK dan Bidan Desa Kalipelus dalam forum rutin bulanan kader PKK yang digelar pada Kamis, 19/06/2025.
Bertempat di Balai Desa Kalipelus, kegiatan ini dihadiri para kader perempuan dari berbagai dusun, dengan semangat kebersamaan membahas isu krusial: pencegahan kawin anak. Dalam sesi penyuluhan bertema “Peran Orang Tua dalam Cegah Kawin Bocah”, Anugrah Windu menekankan pentingnya keteladanan, komunikasi, dan pendampingan orang tua dalam menjaga masa depan anak.
“Peran orang tua sangat krusial dalam mencegah pernikahan dini. Orang tua perlu memberikan pendidikan dan informasi yang benar tentang pernikahan, termasuk dampaknya, serta pentingnya pendidikan dan pengembangan diri. Selain itu, orang tua juga harus menciptakan lingkungan keluarga yang positif dan mendukung, serta membangun komunikasi terbuka dengan anak,” ungkapnya.
Bidan Desa Kalipelus turut menyampaikan perspektif kesehatan, memaparkan dampak medis dari kehamilan dini, serta risiko psikososial yang menyertainya. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara pendekatan spiritual, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, para kader PKK menyambut kehadiran Anugrah Windu dengan antusias. Mereka mengapresiasi pendekatan yang humanis dan mudah dipahami, serta merasa semakin percaya diri untuk meneruskan edukasi ini kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Perkumpulan rutin tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman kader desa sebagai agen perubahan, agar mampu menyampaikan pesan pencegahan ini ke keluarga-keluarga di lingkungan masing-masing. (AK)







