Banjarnegara (Humas) – Tiga puluh enam siswa MAN 2 Banjarnegara turut hadir dalam Pemutaran Perdana (Premiere) Film Hoak Haex di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. (24/10)
Film ini merupakan buah karya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara yang bekerja sama dengan Cahaya Production House. Dilatarbelakangi mirisnya angka nikah bocah yang tinggi di Banjarnegara, karya film indie ini hadir untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda Banjarnegara.
Tri Lana Widya Yuana, salah seorang siswa MAN 2 Banjarnegara yang berani tampil di panggung mengungkapkan pandangannya mengenai tren pacaran di kalangan anak muda.
“Menurut saya hal tersebut bukanlah suatu yang penting, apalagi terkadang sampai ada yang habis waktunya untuk pacarnya, bahkan sampai terkekang,” ujarnya.
Tak ketinggal, Desna Putra juga menambahkan banyaknya hal negatif yang nantinya akan berlanjut bermula dari pacaran.
“Cikal bakal pergaulan bebas bermula ketika kita dekat dengan lawan jenis yang belum muhrim, tak punya iman yang cukup kuat. Jadi kita sendiri harus bisa memilih circle pertemanan yang baik,” imbuhnya.
Lilis Pujianti, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Banjarnegara yang sekaligus sutradara film ini ingin menyampaikan pesan untuk para penontonnya.
“Selama ini sosialisasi stop nikah bagi anak yang belum siap secara usia, fisik, maupun mental memang sudah banyak yang melakukan, tapi saya ingin menyampaikan pesan dengan kemasan yang menarik dan mudah dijangkau oleh siapapun,”paparnya.
Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Laelatul Qodar menyampaikan terima kasihnya atas antusiasme yang luar biasa kepada para penonton.
“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh yang hadir pada premiere hari ini, semoga pesan yang ingin disampaikan oleh kami mengena dalam sanubari dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ka/la)







