Ciptakan Generasi Qurani, Karantina Tahfidz Andalusia Banjarnegara Dimulai

Banjarnegara – Selasa (29/4) Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Andalusia Banjarnegara menyelenggarakan Program Karantina Tahfidz bagi santri kelas 7 dan 8 pada tanggal 28 April hingga 7 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan ujian kelas 9, sehingga santri kelas 7 dan 8 dapat fokus mendalami hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari persiapan menghadapi ujian tasmi’.

Karantina ini dirancang sebagai program intensif untuk memperkuat hafalan dan meningkatkan kualitas muraja’ah santri. Selama sembilan hari, para santri dibimbing oleh para ustadz dan ustadzah dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat Qur’ani.

Selain mengikuti agenda Pondok Pesantren setiap harinya para santri juga wajib mengikuti agenda harian karantina dimulai sejak pagi hari dengan sholat dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan halaqoh tahfidz Al-Qur’an yang menjadi inti dari program ini. Selain itu, para santri juga mengikuti kajian kitab setiap hari yang mencakup tiga bidang utama: fiqih, ubudiyah, dan thaharah. Kajian ini bertujuan membekali santri dengan pemahaman ilmu keislaman yang seimbang antara hafalan dan pemahaman.

“Di samping kegiatan inti, santri juga dibimbing untuk memperkuat akhlak dan motivasi mereka. Aktivitas seperti tahajud berjamaah, muroja’ah kelompok, serta setoran hafalan per individu terus dilakukan dalam pengawasan ketat para ustadz dan ustadzah,” ungkap Eka Marita, salah satu Staff PPMTQ Andalusia Banjarnegara

Melalui karantina tahfidz ini, Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Andalusia Banjarnegara terus menunjukkan komitmennya untuk membina generasi muda yang cinta Al-Qur’an, kuat hafalannya, kokoh pemahamannya, dan luhur akhlaknya.

Dengan bimbingan para asatidz, dukungan sesama santri, dan semangat yang terus dijaga, karantina ini bukan hanya soal target hafalan, tetapi tentang membentuk jiwa-jiwa Qur’ani yang siap memberi cahaya bagi umat. (h/em)

Skip to content