Class Meeting MTs Negeri 1 Banjarnegara Hadirkan LCC, Asah Logika dan Pengetahuan Siswa

Banjarnegara — Rangkaian kegiatan Class Meeting MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berlanjut. Memasuki kegiatan ketiga, panitia menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Logika dan Pengetahuan Umum yang berlangsung meriah dan penuh antusias. Babak penyisihan LCC dilaksanakan pada Rabu (17/12) dan bertempat di Laboratorium Komputer MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Kegiatan LCC ini diikuti oleh seluruh kelas dari jenjang kelas 7, 8, dan 9. Setiap kelas mengirimkan satu tim yang terdiri dari tiga orang siswa. Lomba dirancang untuk menguji kemampuan berpikir logis, kecepatan menjawab, serta wawasan pengetahuan umum para peserta. Sistem perlombaan menggunakan model jawab cepat secara berebutan, sehingga menuntut konsentrasi tinggi dan kekompakan tim.

Babak penyisihan dilaksanakan secara bertahap dengan setiap tahap menyertakan 3 tim dari 3 jenjang. Dari babak penyisihan meloloskan 10 tim untuk melaju ke babak semifinal.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menyampaikan bahwa LCC menjadi salah satu kegiatan strategis dalam Class Meeting karena mampu mengintegrasikan aspek akademik dengan suasana kompetitif yang menyenangkan.

“Melalui LCC ini, kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengasah kemampuan berpikir logis, memperluas pengetahuan umum, sekaligus melatih keberanian dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Ini selaras dengan tujuan Class Meeting yang tidak hanya berisi kegiatan fisik, tetapi juga intelektual,” ujar Hj. Yuniyati.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan lomba di laboratorium komputer memberikan suasana yang kondusif dan mendukung fokus peserta.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan tertib dan lancar. Anak-anak sangat antusias, dan ini menunjukkan bahwa minat belajar mereka tetap tinggi meskipun dalam suasana akhir semester,” imbuhnya.

Sementara itu, Jauza, selaku panitia LCC dari OSIM MTs Negeri 1 Banjarnegara, menjelaskan bahwa persiapan lomba telah dilakukan secara matang. Mulai dari penyusunan soal hingga teknis pelaksanaan lomba dirancang agar berjalan adil dan menarik.

“Kami dari OSIM berusaha menyajikan soal-soal yang variatif, mencakup logika dan pengetahuan umum. Sistem rebutan juga kami pilih agar lomba lebih menantang dan melatih sportivitas,” tutur Jauza.

Hingga berita ini diturunkan babak semifinal masih berlangsung dengan diikuti oleh 10 tim dari kelas 7A, 7B, 7C, 7E, 7G, 8A, 8D, 9A, 9C dan 9D

Salah satu peserta dari kelas 7A, Indira, mengaku senang dan bangga dapat lolos ke babak semifinal.

“Awalnya kami gugup karena harus berebut menjawab, tapi lama-lama jadi seru. Soalnya menantang dan membuat kami berpikir cepat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Puan, peserta dari kelas 8A. Menurutnya, lomba ini menjadi pengalaman berharga.

“LCC ini melatih kerja sama tim dan kecepatan berpikir. Kami harus benar-benar fokus dan saling percaya,” katanya.

Sementara itu, Arum dari kelas 9D menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih timnya.

“Persaingan sangat ketat, tapi kami berusaha tenang dan kompak. Semoga di babak final nanti bisa tampil maksimal,” ungkap Arum penuh optimisme.

Dengan terselenggaranya LCC Logika dan Pengetahuan Umum ini, Class Meeting MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya menjadi ajang hiburan pasca-ujian, tetapi juga sarana penguatan karakter, kecerdasan, dan sportivitas siswa. (Lin)

Skip to content