Banjarnegara (Humas) – Program Pemberdayaan Ekonomi Umat KUA Rakit kembali menunjukkan bahwa langkah kecil dapat membawa perubahan besar. Melalui gerakan infak harian Rp500, kelompok “Berkah Usaha” berhasil menghimpun dana yang kini dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan bantuan kepada mustahik.
Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pendampingan dan Silaturahmi dilaksanakan pada Kamis (16/4/2026), di Desa Bandingan, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di kediaman Dani Muhamad, pelaku usaha “Lele Pereng”. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut, yang juga menjadi momen penting bagi kelompok dalam menyalurkan bantuan.
Dalam kesempatan itu, kelompok menyerahkan bantuan modal usaha kepada mustahik ke-11. Sebelumnya, program ini telah membina 10 penerima manfaat yang secara bertahap mulai mengembangkan usahanya. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen anggota kelompok dalam menjaga konsistensi infak harian.
Meski nominalnya kecil, kebiasaan berinfak Rp500 setiap hari terbukti mampu mengumpulkan dana yang cukup untuk membantu mustahik baru memulai usaha. Program ini menjadi contoh nyata bahwa pemberdayaan ekonomi umat dapat dimulai dari hal sederhana namun dilakukan secara berkelanjutan.
Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, menegaskan pentingnya semangat dan ketekunan dalam berwirausaha. “Jatuh bangun jadi pengusaha itu biasa. Kuncinya tetap semangat, besar hati ingin maju, dan tidak malas mencoba usaha yang kreatif inovatif. Insya Allah pada waktunya dimudahkan, dikabulkan cita-citanya dan berkah,” tegasnya.
Sementara itu, pendamping kelompok, Fatma Kurianingsih, mengingatkan agar para mustahik menjaga kebersamaan dan niat dalam setiap kegiatan. “Jaga kebersamaan baik lapang maupun sempit. Prioritaskan agenda rakor kelompok dengan niat ibadah. Percayalah rezeki tidak akan tertukar. Jika tertunda hari ini, Allah ganti di waktu lain bahkan lebih banyak,” pesannya.
Program yang telah berjalan sejak 2024 ini ditargetkan berlangsung hingga 2026. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh mustahik mampu mencapai kemandirian ekonomi, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka di masa mendatang.
(ars/azd)







