Dari Papan Catur Menuju Prestasi: Muhammad Hafizh Ramadhan Sabet Juara 1 Percasi Banjarnegara

Banjarnegara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Muhammad Hafizh Ramadhan, siswa kelas 6B, berhasil meraih Juara 1 dalam lomba catur yang diselenggarakan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banjarnegara. Kompetisi tersebut berlangsung di kawasan Kuliner Banjarnegara.(13/9)

Keberhasilan Hafizh menjadi bukti bahwa ketekunan dalam berlatih mampu mengantarkan siswa meraih prestasi. Di balik permainan catur yang membutuhkan ketelitian dan strategi, terdapat proses panjang berupa latihan, kesabaran, konsentrasi, serta keberanian dalam mengambil keputusan.

Dalam setiap langkah di atas papan catur, Hafizh dituntut mampu membaca situasi, memperhitungkan berbagai kemungkinan, sekaligus menentukan strategi terbaik. Kemampuan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi dalam perlombaan.

Prestasi ini sekaligus menambah deretan capaian Hafizh di bidang olahraga catur. Sebelumnya, ia juga aktif mengikuti berbagai kompetisi dan terus mengasah kemampuannya melalui latihan rutin. Pengalaman bertanding dari satu ajang ke ajang lainnya menjadi bekal penting untuk meningkatkan mental dan kematangan bermain.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapatkan Juara 1. Terima kasih kepada guru dan pembimbing yang selalu mendukung dan mengingatkan saya untuk terus berlatih. Saya ingin terus belajar supaya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Hafizh.

Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Hafizh menunjukkan bahwa madrasah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Selamat kepada Hafizh atas prestasinya. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih. Kami juga berharap prestasi ini dapat menginspirasi siswa MIFABARA lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan potensinya,” tuturnya.

Bagi MIFABARA, Prestasi Hafizh bukan sekadar sebuah gelar juara. Lebih dari itu, kemenangan tersebut menjadi buah dari proses, disiplin, dan keberanian untuk terus mencoba. Papan catur menjadi ruang belajar yang mengajarkan bahwa setiap langkah harus dipikirkan dengan matang, setiap tantangan membutuhkan strategi, dan setiap kemenangan lahir dari proses yang tidak instan.

MIFABARA terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang, termasuk olahraga dan permainan strategi. Sebab, setiap anak memiliki keunikan dan kesempatan untuk bersinar melalui bidang yang mereka tekuni.(nas)