Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat penuh keakraban terasa di ruang Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pandanarum saat Kepala KUA Kecamatan Pandanarum yaitu Mutolib bersama Penyuluh Agama Islam yaitu Sudarno melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi program dengan kepala sekolah yang baru yaitu Fajriyatun. (21/4/2026)
Pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Sekolah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali sinergi antara KUA dan pihak sekolah yang selama ini telah terjalin. Pergantian kepemimpinan di lingkungan sekolah dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan program, serta memperkuat arah pembinaan remaja ke depan.
Dalam dialog yang berlangsung santai namun penuh makna itu, Mutolib menyampaikan berbagai program unggulan KUA, khususnya program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang selama ini telah berjalan di beberapa lembaga pendidikan. Program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan kepada remaja dalam menghadapi dinamika usia sekolah, mulai dari pembentukan karakter, penguatan nilai keagamaan, hingga kesiapan mental dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.
“Dengan adanya pergantian kepala sekolah, kami merasa penting untuk kembali menyampaikan program-program yang sudah berjalan. Harapannya, ada kesinambungan dan bahkan penguatan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa,” ujar Mutolib.
Ia menambahkan bahwa pembinaan remaja tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan instansi keagamaan agar tercipta keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMP Negeri 1 Pandanarum, Fajriyatun, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program yang ditawarkan. Ia menilai bahwa kehadiran KUA melalui program BRUS sangat relevan dengan kebutuhan siswa di masa sekarang.
“Kami sangat menyambut baik dan terbuka untuk melanjutkan bahkan mengembangkan program ini. Pembinaan karakter dan spiritual sangat penting sebagai fondasi bagi siswa, agar mereka tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” tutur Fajriyatun.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat dikemas dalam kegiatan yang menarik dan berkelanjutan, sehingga siswa dapat mengikuti dengan antusias dan mendapatkan manfaat yang maksimal.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga melahirkan semangat baru untuk memperkuat kolaborasi antara KUA dan dunia pendidikan. Dari ruang Kepala Sekolah yang sederhana itu, terbangun komitmen bersama untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
(ev/azd)







