Daud Amar Faozan Wakili Madtsansa dalam Lomba Story Telling Porseni Jawa Tengah 2025

Banyumas – Salah satu siswa terbaik MTs Negeri 1 Banjarnegara, Daud  Amar Faozan, tampil memukau dalam cabang lomba Story Telling Putra pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di MTs Negeri 1 Banyumas pada hari Senin (28/7) hingga Rabu (30/7), dan diikuti oleh perwakilan siswa-siswa terbaik dari seluruh MTs dan MA se-Jawa Tengah.

Daud  Amar Faozan, atau yang akrab disapa Daud, membawakan cerita berjudul “The Story of Prophet Noah” dalam bahasa Inggris. Dengan nomor undian tampil ke-27, Daud menunjukkan kemampuannya dalam bercerita dengan penguasaan bahasa yang fasih, intonasi yang jelas, serta ekspresi yang mendukung isi cerita. Penampilannya berhasil mencuri perhatian juri dan para penonton yang hadir di aula MTsN 1 Banyumas.

“Ini merupakan pengalaman luar biasa bagi saya. Mewakili MTsN 1 Banjarnegara di ajang tingkat provinsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Saya sudah berlatih berbulan-bulan untuk mempersiapkan penampilan ini, terutama dalam memperdalam penguasaan cerita dan pelafalan bahasa Inggris,” ujar Daud setelah tampil. Ia juga menambahkan bahwa cerita Nabi Nuh sangat inspiratif dan penuh pelajaran, sehingga membuatnya lebih mudah menyampaikan dengan penghayatan yang dalam.

Kegiatan PORSENI tingkat provinsi ini merupakan agenda rutin dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, sebagai ajang untuk mengasah bakat dan potensi siswa madrasah baik di bidang olahraga maupun seni. Untuk cabang lomba Story Telling, para peserta diminta membawakan cerita berbahasa Inggris dengan durasi maksimal 7 menit, dengan penilaian meliputi aspek penguasaan materi, pengucapan, ekspresi, dan komunikasi dengan audiens.

Pembina Daud dalam cabang lomba ini, Agustina Dewi Merdekawati, mengungkapkan rasa bangga dan harunya melihat penampilan anak didiknya.

“Daud adalah siswa yang sangat berdedikasi. Ia belajar dengan sungguh-sungguh dan sangat terbuka terhadap arahan dan masukan selama proses latihan. Setiap hari ia mengulang naskahnya, berlatih ekspresi dan gestur, bahkan di luar jam pelajaran. Penampilannya hari ini adalah penampilan terbaiknya yang merupakan buah dari kerja kerasnya,” tutur Agustina dengan mata berbinar.

Senada dengan hal tersebut, Slamet Brotoseno, salah satu guru bahasa Inggris di MTs Negeri 1 Banjarnegara yang turut mendampingi dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa Daud merupakan salah satu siswa dengan bakat bahasa yang menonjol.

“Kemampuan Daud dalam bahasa Inggris memang di atas rata-rata. Ia cepat menangkap pelajaran dan berani berekspresi di depan umum, sesuatu yang tidak mudah bagi sebagian besar siswa. Kami sangat mengapresiasi semangatnya dan berharap ia bisa terus mengembangkan potensinya,” jelas Slamet.

Dalam kegiatan PORSENI ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara mengirimkan 20 siswa berbakat lainnya dalam berbagai cabang lomba seperti hadroh, bulu tangkis, tenis meja, futsal, dan voli. Kehadiran mereka di tingkat provinsi menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu mencetak siswa-siswa berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya akademik namun juga seni dan olahraga.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, Yatiman,  menyampaikan bahwa seluruh siswa yang mewakili madrasah merupakan hasil seleksi ketat dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah serta orang tua.

“Semoga keikutsertaan mereka di PORSENI ini tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berprestasi,” ujar Yatiman.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Daud Amar Faozan dan teman-temannya menjadi duta terbaik bagi MTs Negeri 1 Banjarnegara di ajang provinsi ini. Mereka tidak hanya membawa nama baik madrasah, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan kemampuan dan karakter yang kuat. (Lin)

Skip to content