Banjarnegara (Humas) – Suasana haru menyelimuti aula MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Kamis (28/8) saat keluarga besar madrasah melepas kepergian salah satu volunteernya, Nailia Ziyada, yang akan melanjutkan studi S2 di University College London (UCL) jurusan Energy System and Data Analytics (ESDA) melalui beasiswa penuh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Acara perpisahan ini dihadiri oleh segenap guru, karyawan, serta siswa perwakilan Kelas Unggulan Riset Madtsansa. Bagi keluarga besar MTsN 1 Banjarnegara, keberangkatan Nailia bukan sekadar perpisahan, melainkan sebuah kebanggaan besar atas dedikasi dan pengabdian yang telah ia berikan selama menjadi volunteer pembimbing riset siswa.
Selama menjadi volunteer, Nailia Ziyada dikenal sebagai sosok yang penuh semangat, telaten, dan sabar dalam mendampingi siswa kelas unggulan riset. Ia turut membantu siswa mengembangkan berbagai ide penelitian, mulai dari tahap perencanaan, eksperimen, hingga presentasi karya ilmiah.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Nailia.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Mbak Nailia untuk anak-anak di Madtsansa. Kontribusi beliau dalam menghidupkan atmosfer riset di madrasah ini sungguh luar biasa. Kini, saat beliau akan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di salah satu universitas terbaik dunia, kami semua mendoakan semoga sukses dan ilmunya semakin bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Yuniyati menambahkan bahwa kehadiran Nailia selama ini sangat membantu dalam program unggulan riset yang menjadi salah satu kebanggaan MTsN 1 Banjarnegara.
“Sosok Mbak Nailia bukan hanya membimbing siswa, tetapi juga menjadi inspirasi nyata bahwa kerja keras dan konsistensi akan selalu membuahkan hasil. Kami berharap ke depan semakin banyak alumni maupun relawan yang meniti jalan serupa, yaitu menebarkan manfaat sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Hj. Tri Widayati, koordinator Kelas Unggulan Riset. Menurutnya, Nailia telah memberikan warna baru dalam perjalanan program riset di Madtsansa.
“Kami merasa sangat kehilangan, namun di saat yang sama bangga. Nailia adalah sosok yang tidak hanya mengajarkan riset, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri dan keberanian pada anak-anak untuk mencoba hal baru. Semoga keberhasilannya meraih beasiswa penuh LPDP ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru untuk terus bermimpi besar,” ungkap Tri Widayati.
Dalam kesempatan tersebut, Nailia Ziyada turut menyampaikan kesan dan pesannya kepada keluarga besar Madtsansa. Ia mengaku, pengalaman menjadi volunteer di MTsN 1 Banjarnegara adalah salah satu fase berharga dalam hidupnya.
“Saya benar-benar berterima kasih kepada keluarga besar Madtsansa yang sudah menerima saya dengan hangat. Membimbing adik-adik di kelas unggulan riset membuat saya belajar banyak hal, terutama bagaimana ilmu bisa menjadi sarana berbagi manfaat. Doakan saya agar bisa menempuh pendidikan dengan lancar di University College London, dan kelak dapat kembali untuk berkontribusi lebih besar bagi pendidikan di Indonesia,” tutur Nailia dengan penuh haru.
Nailia akan menempuh studi S2 di University College London (UCL), tepatnya pada program Energy System and Data Analytics (ESDA. Jurusan ini fokus pada pengembangan sistem energi yang berkelanjutan berbasis data, sebuah bidang yang relevan dengan tantangan global saat ini. Dengan beasiswa penuh LPDP, Nailia diharapkan tidak hanya membawa nama baik dirinya, tetapi juga menjadi duta bangsa di kancah internasional.
Acara perpisahan ditutup dengan pemberian cenderamata dan doa bersama dari seluruh civitas akademika MTs Negeri 1 Banjarnegara. Semua yang hadir mendoakan agar perjalanan studi Nailia Ziyada berjalan lancar, serta kelak kembali dengan membawa ilmu dan pengalaman berharga untuk turut membangun negeri.
Keberangkatan Nailia menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja keras, dan ketulusan dalam berkarya akan selalu membuka jalan menuju kesuksesan. Madtsansa pun semakin meneguhkan langkahnya sebagai madrasah yang tak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga melahirkan sosok-sosok yang berkiprah di kancah internasional. (Lin/La)







