Jakarta – Delapan insan terbaik Ambalan Srikandi MAN 2 Banjarnegara mengikuti Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.(18/11)
Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan KPMN 2024 sebagai upaya peningkatan semangat kebersamaan dan nasionalisme generasi muda Indonesia. Kegiatan bergengsi ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 November 2024. Diikuti oleh sebanyak 2.152 peserta, siswa-siswi terbaik dari berbagai madrasah hadir dari seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmen membentuk generasi muda madrasah yang memiliki karakter kuat, delapan siswi dari MAN 2 Banjarnegara turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini sebagai salah satu sangga putri perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Delegasi tersebut terdiri dari Fatma Triana (XII IPS 3), Ghina Sulaitsa Abida (X-3), Hasna Putri Nur Hidayah (XI-4), Keyza Noris Putri Abidin (XI-5), Elisa Murti Rahayu (XI-1), Atika Dwi Asmahani (XII MIPA 5), Hanum Rachmaniyar Salsabilaa (XII MIPA 6), dan Mahara Zada Amalia (XII MIPA 5). Bina damping yang turut serta adalah Kak Rowi dan Kak Lili Maenani.
Usai upacara pembukaan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menyambangi lokasi pertendaan kontingen MAN 2 Banjarnegara. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Faridi pun turut bercengkerama dengan para peserta.
Tak hanya itu, Ghina Sulaitsa Abida pun berkesempatan untuk unjuk kepiawaiannya dalam bernyanyi di hadapan KAKANWIL dan KASI PENMAD. Dengan penuh percaya diri, ia menyanyikan lagu Terlanjur Cinta – Lyodra dalam bahasa Arab. Meski bukan perwakilan utama kontingen dalam Voice of Arabic (VOA), Musta’in mengapresiasi suara merdunya.
“Bagus sekali, tetap bersiap dengan kemungkinan terburuk nanti kalau terjadi pada tim utama,” ujarnya.
Ia pun menambahkan untuk senantiasa menjaga kesehatan bagi seluruh kontingen Jawa Tengah.
“Selamat bergembira, jaga kesehatan untuk semuanya,” pungkasnya. (ka)







