Banjarnegara – (30/9) Dewan Asatidz dari Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an (PPMTQ) Andalusia Banjarnegara berhasil meraih sertifikasi pengajar metode Yanbu’a. Sertifikasi ini diberikan setelah mereka mengikuti pelatihan bimbingan muqri’ Al-Qur’an yang berlangsung pada hari Ahad, 29 September 2024 di Pondok Pesantren Ki Ageng wonokusumo, Jogjakarta. Para asatidz yang mengikuti acara tersebut didampingi oleh pengasuh Ma’had PPMTQ Andalusia, Ustadz Anwasy Mahfudz, Al Hafidz.
Narasumber pada pelatihan ini adalah K.H. M. Ulil Albab Arwani Selaku Pengasuh Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an, Kudus. Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan wawasan dan keterampilan baru dalam mengajar Al-Qur’an dengan metode Yanbu’a yang dikenal efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ustadz Anwasy Mahfudz menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah penting bagi pengembangan kompetensi pengajar di pondok pesantren. “Dengan sertifikasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an di PPMTQ Andalusia dan memperluas jangkauan metode ini di kalangan santri,” ujarnya.
Selain mengikuti pelatihan, asatidz dan asatidzah juga melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Munawir Krapyak, salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia.
“Pondok Pesantren Munawir Krapyak memiliki banyak pengalaman dalam pengajaran Al-Qur’an. Kami berharap bisa mengambil pelajaran berharga dari sana dan menerapkannya di pondok kami,” tambah Ustadz Anwasy.
Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan ustadz dan ustadzah PPMTQ Andalusia dapat lebih siap dalam membimbing santri-santri untuk menjadi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas, serta menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pendidikan yang inovatif dan produktif.(h/em)







