Di Tengah Banjir Informasi, Majelis Taklim An-Nur Diperkuat dengan Bimbingan Keimanan

Banjarnegara (Humas) – Majelis Taklim An-Nur Kendilwesi, Desa Lawen, kembali menjadi ruang belajar yang hangat dan penuh semangat ketika Sudarno selaku Penyuluh Agama Islam Pandanarum hadir memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Pada kesempatan kali ini, ia membawakan materi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat modern, yakni “Strategi Menjaga Iman di Tengah Gempuran Era Digitalisasi.” (11/12) 

Dalam paparannya, Sudarno menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa kemudahan dalam bekerja dan berkomunikasi, tetapi juga menghadirkan tantangan besar bagi umat Islam. Ia mengingatkan bahwa banjir informasi dan terbukanya akses konten tanpa batas dapat berpengaruh pada pola pikir, akhlak, hingga arah spiritual seseorang apabila tidak disikapi dengan bijak.

Ia menguraikan beberapa langkah praktis untuk menjaga keteguhan iman, di antaranya:

  • Memperkuat literasi digital Islami, yakni kemampuan memilah informasi dan konten yang layak konsumsi.
  • Mengatur waktu penggunaan gawai, agar tidak mengurangi kualitas ibadah dan interaksi sosial.
  • Memanfaatkan platform digital untuk hal positif, seperti mendengarkan kajian daring, membaca Al-Qur’an digital, atau mengikuti komunitas keislaman yang kredibel.
  • Mengawasi aktivitas digital anak-anak dan remaja, sekaligus memberi teladan penggunaan teknologi yang sehat dan bernilai ibadah.

Suasana penyuluhan berlangsung sangat interaktif. Jamaah terlihat antusias menyimak materi, bahkan beberapa peserta menyampaikan pengalaman pribadi terkait kesulitan mengatur penggunaan media sosial maupun tantangan mendampingi anak di era serbadigital. Sesi diskusi pun berlangsung hangat dan memunculkan banyak wawasan baru bagi para peserta.

Sudarno menegaskan bahwa digitalisasi tidak harus ditakuti, tetapi perlu disikapi dengan kecerdasan spiritual. “Teknologi itu alat. Jika kita gunakan dengan benar, ia dapat menjadi sarana untuk memperkuat iman, bukan melemahkannya,” ujarnya dalam penyuluhan tersebut.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pengurus Majelis Taklim An-Nur karena dianggap sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui penyuluhan seperti ini, diharapkan jamaah semakin siap menghadapi tantangan zaman sembari tetap menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. 

(ev/ azd)

Skip to content