Dua Guru MTs Negeri 1 Banjarnegara Sukses Jadi Juri di FASI V Badko LPQ Kecamatan Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Dua guru MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Umi Mahmudah dan Linara, turut berperan penting dalam menyukseskan pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) V tingkat Badko LPQ Kecamatan Banjarnegara yang digelar pada Ahad (23/11) di MI Al Falah Joyokusumo. Keduanya dipercaya sebagai juri dalam cabang Tilawah serta cabang Ikrar dan Puitisasi Al-Qur’an Grup, yang menjadi rangkaian lomba paling diminati pada ajang tersebut.

FASI Badko LPQ Kecamatan Banjarnegara tahun ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai TPA, TPQ, dan LPQ se-kecamatan. Kegiatan berlangsung meriah sejak pagi, dengan antusiasme para santri dan pendamping yang memadati area madrasah. Suasana kompetitif namun penuh kekeluargaan terasa sepanjang perlombaan, menandai semangat pembinaan generasi Qur’ani di tingkat akar rumput.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan dua guru terbaiknya dalam ajang tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada guru MTsN 1 Banjarnegara merupakan bukti kapasitas dan rekam jejak profesional mereka dalam bidang keagamaan, khususnya pembinaan Al-Qur’an.

“Saya sangat bersyukur dan bangga karena Bu Umi dan Bu Linara kembali dipercaya menjadi juri dalam kegiatan yang bergengsi ini. Ini menunjukkan bahwa kompetensi guru-guru Madtsansa telah diakui oleh berbagai lembaga di luar madrasah. Semoga kontribusi ini semakin menguatkan peran kami dalam membina generasi Qur’ani di Banjarnegara,” ujar H. Yatiman.

Sebagai juri Tilawah, Hj. Umi Mahmudah menilai para peserta memiliki kemampuan yang beragam, namun menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Menurutnya, kualitas bacaan para santri dari tahun ke tahun semakin meningkat, seiring bertambahnya lembaga pembinaan Al-Qur’an yang semakin aktif melakukan pelatihan.

“Anak-anak sekarang semakin bagus tilawahnya. Tajwid, makhraj, dan kelancaran bacaannya terus membaik. Ini membuktikan bahwa para ustaz dan ustazah di LPQ sangat serius membina mereka. Saya merasa terhormat dapat ikut berkontribusi dalam proses penilaian dan pembinaan melalui FASI ini,” ungkap Hj. Umi Mahmudah.

Sementara itu, Linara yang bertugas sebagai juri Ikrar dan Puitisasi Al-Qur’an Grup menilai cabang tersebut tidak hanya membutuhkan kemampuan vokal dan penguasaan naskah, tetapi juga kreativitas serta kekompakan tim. Ia mengapresiasi tampilnya para peserta dengan konsep yang rapi, ekspresif, dan penuh penghayatan.

“Puitisasi Al-Qur’an itu bukan sekadar membaca, tetapi menyampaikan pesan ilahi dengan seni dan rasa. Saya melihat para peserta tampil luar biasa, dengan keberanian dan semangat yang patut diapresiasi. Banyak grup yang mampu memadukan intonasi, ekspresi, dan penguasaan panggung secara harmonis,” jelas Linara.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa FASI menjadi wadah strategis bagi anak-anak untuk menggali potensi dan meningkatkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mengimbangi perkembangan era digital yang cenderung menarik perhatian anak pada hal-hal di luar nilai religius.

Ketua panitia kegiatan, Wahyul Khomisah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan penyelenggaraan FASI V, termasuk para juri dari MTs Negeri 1 Banjarnegara. Ia menyebut kehadiran juri yang kompeten berperan besar dalam menjaga kredibilitas lomba.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bu Umi dan Bu Linara yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menjadi juri. Keberadaan mereka membuat kualitas penilaian lebih objektif, terukur, dan sesuai standar. FASI bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan religiusitas anak-anak kita,” kata Wahyul Khomisah.

Ia juga menambahkan bahwa FASI tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah, dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan Islam juga semakin luas, menjadi indikator bahwa pembinaan generasi Qur’ani terus mendapatkan perhatian besar dari berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan dan kabupaten, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun kualitas pendidikan Islam di Banjarnegara. (Fy/La)

Skip to content