Banjarnegara – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya menjadi momen penting bagi peserta didik, tetapi juga menjadi ajang pengabdian bagi para guru. Hal inilah yang ditunjukkan oleh empat guru MI Fatah Parakancanggah (MIFABARA) yang mendapat amanah sebagai pengawas TKA di berbagai madrasah.(27/4)
Keempat guru tersebut menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Mereka tersebar di beberapa madrasah sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh kepala madrasah. Tugas sebagai pengawas bukanlah hal yang ringan, karena menuntut ketelitian, integritas, serta komitmen tinggi dalam menjaga kejujuran dan ketertiban selama pelaksanaan ujian.
Dengan penuh dedikasi, para guru MIFABARA memastikan bahwa setiap proses ujian berjalan sesuai aturan. Mereka mengawasi jalannya ujian dengan cermat, menjaga suasana tetap kondusif, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik dalam mengerjakan soal.
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para guru yang telah menjalankan amanah tersebut. Menurutnya, tugas sebagai pengawas merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi para guru yang telah menjalankan tugas sebagai pengawas TKA. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional yang menunjukkan komitmen kita dalam menjaga kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Salah satu guru yang bertugas juga menyampaikan bahwa pengalaman menjadi pengawas memberikan banyak pelajaran berharga. Selain menambah wawasan, tugas ini juga menjadi sarana untuk memperkuat integritas dan kedisiplinan dalam dunia pendidikan.
“Kami berusaha menjalankan tugas ini dengan sebaik mungkin. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan kontribusi positif bagi kelancaran pelaksanaan TKA,” tuturnya.
Melalui peran aktif para guru sebagai pengawas, diharapkan pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan jujur, tertib, dan berkualitas. Semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh guru-guru MIFABARA ini menjadi bukti nyata bahwa mereka tidak hanya mendidik di kelas, tetapi juga siap berkontribusi lebih luas demi kemajuan pendidikan. (nas)







