Gagal Juara, Azam Justru Semakin Siap Menaklukkan Lomba Berikutnya

Banjarnegara – Perjalanan panjang penuh perjuangan yang dilalui Azam Maulana Izzul Haq  dalam ajang Olimpiade Omni Sains Indonesia 2 akhirnya mencapai puncaknya di babak final tingkat nasional yang digelar di SMK Negeri 2 Semarang Sabtu 02/05/26. Meski langkahnya harus terhenti di babak final, semangat juang Azam  tidak surut sedikit pun. Ia justru semakin termotivasi untuk terus berprestasi di ajang-ajang berikutnya.

Azam  sebelumnya berhasil melewati seleksi Olimpiade Bahasa Inggris Level Kelas III tingkat kota di Kebumen dengan hasil membanggakan. Perjuangannya berlanjut ke tingkat provinsi yang diselenggarakan di Yogyakarta, hingga akhirnya ia berhasil menembus babak final nasional di Semarang. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi MI Miftahul Mubtadi’in Kaliwinasuh.

Guru kelas Azam , Rini Susanti, mengungkapkan rasa bangganya terhadap potensi yang dimiliki siswanya tersebut. “Sejak awal saya menjadi guru kelasnya, saya sudah melihat potensi besar dalam diri Azam . Saat diarahkan untuk mencoba maju, ia menunjukkan kemauan yang kuat. Dengan dukungan penuh dari orang tua, yang rela meluangkan waktu, biaya, dan pikiran, Azam  mampu berkembang luar biasa hingga mencapai tingkat nasional,” ujarnya.

Dukungan keluarga memang menjadi salah satu kunci keberhasilan Azam . Ibundanya pun tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. “Saya sangat bangga Azam  bisa membawa nama baik madrasah sampai tingkat nasional. Azam  banyak belajar secara otodidak dari video YouTube yang sebagian besar menggunakan bahasa Inggris,” tuturnya.

Azam  sendiri mengaku bahwa pencapaiannya saat ini bukanlah akhir dari perjalanan. “Ini bukan akhir dari perjuangan saya. Saya akan belajar lebih giat lagi dan siap mengikuti kompetisi selanjutnya. Selain menambah ilmu, saya juga mendapat pengalaman berharga. Seru sekali bisa jalan-jalan ke luar kota untuk lomba,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Kepala Madrasah MI Miftahul Mubtadi’in Kaliwinasuh berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Ia menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung potensi siswa dalam berbagai bidang. “Kami berharap prestasi Azam  ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba, berproses, dan berprestasi. Ini seperti memecah sejarah baru, terutama di bidang bahasa Inggris. Madrasah akan selalu berkomitmen memberikan pendampingan terbaik demi lahirnya generasi unggul dan berdaya saing, ujarnya. ”

Perjuangan Azam  mungkin berakhir di final, namun semangatnya justru membuka lembaran baru untuk prestasi yang lebih gemilang di masa depan. (Rs)

Skip to content