Gelar Parenting MTs Ma’arif NU 01 Susukan Ajak Wali Murid untuk Bersinergi Mendidik Santri

Banjarnegara (Humas) – Madrasah Tsanawiyah Ma’arif NU 01 Susukan menggelar kegiatan Parenting. Kegiatan yang berlangsung di Indoor lantai tiga dengan diikuti oleh wali murid kelas 7, Sabtu (11/10).

Parenting bertajuk “Bersinergi dalam Membangun Pendidikan Maju dan Membentuk Pribadi Peserta Didik yang Berkarakter” disampaikan langsung oleh dua narasumber Nur Cholis Majid dan Nur Aziz.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan edukasi kepada orang tua agar saling bersinergi dalam memberikan bimbingan kepada anak-anak. Di madrasah, anak-anak diberikan bimbingan oleh bapak dan ibu guru, dan ketika di rumah maka orang tua yang harus memberikan bimbingan kepada putra-putrinya.

Anak adalah anugrah dari Allah SWT, maka perlu di rawat dan dibimbing dengan baik. Kalau tidak, berarti kita menyia-nyiakan anugrah dari Allah SWT.

“Perbedaan zaman mempengaruhi karakter. Perbedaan generasi antara orang tua dan anak. Macam-macam karakter (generasi): The builders yaitu sebelum tahun 46 (bilders), baby boomer yaitu 46-64, generasi x yaitu 65-79, generasi y yaitu 80-94 (generasi milenial), generasi z yaitu 95-2009 (gen z), generasi alpha yaitu 2010. Ada juga Teknologi mempengaruhi karakter anak, orang tua memberi contoh kepada anaknya, bukan hanya dalam perkataan tapi contoh atau teladan secara tindakan langsung,” Ucap Nur Cholis.

Nur Aziz memaparkan poin-poin penting yaitu, tidak ada dia yang sia-sia, jika tidak dikabulkan sekarang maka akan terkabul pada anak keturunannya.

Orang tua harus peduli terhadap pendidikan anak, karena pendidikan adalah masa depan anak. Bagaimana agar bak rajin dan kecanduan solat? Bukan hanya ketika di sekolah tapi juga di rumah. Orang tua harus menjadi teladan dan figur utama untuk anak.

“Ketiga aspek ini wajib diberikan kepada anak didik sejak usia dini dengan harapan anak-anak berakhlak mulia dan memiliki daya saing yang tinggi di masa depan,” Pungkas Aziz.

Perlunya membangun sinergi antara orang tua, guru, dan anak dimana orang tua dan guru menerapkan pola pengasuhan terbaik melalui keteladanan karena anak akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya ketika di rumah, begitu juga ketika di lingkungan belajar, mereka akan meniru gurunya. Mari kita berikan contoh yang baik kepada anak-anak kita. (uky)

Skip to content