Banjarnegara (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti aula SMP N 1 Pagentan pada Senin pagi (9/3/2026). Ratusan siswa bersama jajaran pendidik berkumpul dalam rangka mengikuti kegiatan Amaliyah Ramadan. Acara yang menjadi agenda rutin tahunan ini menghadirkan narasumber spesial, Alfiana Nurhidayah, seorang Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, yang membawakan materi mendalam mengenai “Keutamaan Bulan Ramadan.”
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMP N 1 Pagentan, Ervian Fauzi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bagi para siswa untuk tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memahami esensi spiritual dari madrasah Ramadan.
Dalam paparannya yang komunikatif, Alfiana Nurhidayah menjelaskan bahwa Ramadan adalah momentum emas bagi para remaja untuk membentuk karakter dan kedisiplinan. Ia menguraikan berbagai keistimewaan bulan suci, mulai dari diturunkannya Al-Qur’an hingga adanya malam Lailatul Qadar.
“Ramadan bukan sekadar perpindahan jam makan, melainkan momen transformasi diri. Ini adalah waktu di mana setiap helai nafas orang yang berpuasa menjadi tasbih, dan setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya tanpa batas,” ujar Alfiana Nurhidayah di hadapan para siswa.
Ia juga mengajak para siswa untuk mengoptimalkan waktu dengan kegiatan positif, seperti tadarus Al-Qur’an dan memperbanyak sedekah, guna menghindari hal-hal yang kurang bermanfaat selama menunggu waktu berbuka.
Kehadiran jajaran dewan guru dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh sekolah terhadap penguatan pendidikan karakter berbasis agama. Ervian Fauzi menyatakan bahwa kolaborasi dengan penyuluh agama dari KUA sangat membantu sekolah dalam memberikan sudut pandang keagamaan yang moderat dan inspiratif bagi generasi muda.
“Kami berharap melalui siraman rohani ini, anak-anak didik kami di SMP N 1 Pagentan mampu menyerap nilai-nilai kesabaran dan kejujuran yang diajarkan oleh puasa. Kehadiran Ibu Alfiana memberikan warna baru dan motivasi bagi siswa untuk menjalani Ramadan dengan lebih bermakna,” ungkap Ervian Fauzi.
Sepanjang sesi, para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar praktik ibadah sehari-hari. Diskusi interaktif ini mencairkan suasana, membuat materi yang disampaikan terasa relevan dengan kehidupan remaja saat ini.
Kegiatan Amaliyah Ramadan ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar seluruh keluarga besar SMP N 1 Pagentan diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah hingga hari kemenangan tiba. Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan semangat religiusitas di lingkungan sekolah tetap terjaga dan menjadi fondasi utama dalam pembentukan akhlak mulia siswa di masa depan.
(an/azd)







