Makkah Arab Saudi – Suasana bahagia terpancar dari wajah jamaah SOC 03 asal kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, setelah selesai melaksanakan rangkaian ibadah Umrah Wajib, mereka lanjutkan untuk beribadah di Masjidil Haram.
Ekspresi kegembiraan terpancar jelas dari wajah para jamaah.
“Alhamdulillah, Allahu Akbar! Akhirnya saya bisa sampai menyelesaikan tahapan pertama yaitu Umrah Wajib. Ini adalah impian seumur hidup saya, dan telah menunggu 12 tahun,” ujar Ibu Manisem, seorang jamaah berusia 63 tahun asal Banjarnegara, dengan mata berkaca-kaca. Beliau mengaku telah menanti momen ini selama bertahun-tahun dan merasa sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan.
Kisah serupa juga datang dari Bapak Mualim, seorang jamaah muda dari Lengkong. “Perasaan saya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Melihat Ka’bah di depan mata adalah sesuatu yang luar biasa. Semoga ibadah kami semua diterima oleh Allah SWT,” tuturnya dengan penuh semangat.
Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Indonesia. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para jamaah, mulai dari proses keberangkatan, akomodasi, hingga pelayanan kesehatan di Tanah Suci. Petugas haji Indonesia juga tampak sigap membantu dan memberikan bimbingan kepada para jamaah khususnya jamaah lansia dan disabilitas.
Kehadiran jamaah haji Indonesia di Makkah menambah semarak suasana spiritual di kota suci ini. Mereka datang dari berbagai penjuru Nusantara dengan satu tujuan mulia: menyempurnakan rukun Islam yang kelima. Semangat persatuan dan persaudaraan terlihat jelas di antara para jamaah, yang saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan ibadah.
Diharapkan, seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh jamaah haji Indonesia dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji mabrur. Kegembiraan menjadi tamu Allah di Tanah Suci ini akan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan seumur hidup. (sol)







