Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan di kalangan masyarakat, Sudarno sebagai Penyuluh Agama Islam Pandanarum, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di dua majelis taklim sekaligus pada hari yang sama, Jumat (03/10). Kegiatan tersebut berlangsung di Majelis Taklim Al-Karomah Dusun Mangli dan Majelis Taklim An-Nur Dusun Lengsar, yang keduanya berlokasi di Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum.
Bimbingan pertama dimulai pada pukul 13.00 WIB di Majelis Taklim Al-Karomah, dan dilanjutkan pada pukul 15.30 WIB di Majelis Taklim An-Nur. Meski harus berpindah tempat dalam waktu singkat, Sudarno tetap bersemangat menyampaikan materi bertema “Fikih Shalat: Menyempurnakan Bacaan dan Gerakan”.
Dalam penyampaiannya, Sudarno menekankan pentingnya kesadaran umat Islam terhadap tata cara shalat yang benar, baik dari segi bacaan, gerakan, maupun pemahaman akan rukun-rukunnya. Menurutnya, shalat merupakan ibadah utama yang menjadi tiang agama, sehingga perlu dilaksanakan dengan penuh kesungguhan dan ilmu.
“Banyak dari kita yang sudah terbiasa shalat sejak kecil, namun belum tentu memahami secara benar bacaan dan gerakannya. Di sinilah pentingnya kita terus belajar dan memperbaiki diri dalam beribadah,” ujar Sudarno dalam penyuluhan tersebut.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para jamaah di kedua majelis taklim. Mereka tidak hanya mendengarkan dengan seksama, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi tentang berbagai persoalan praktis seputar shalat, seperti hukum gerakan yang keliru, bacaan yang tidak lengkap, hingga pentingnya kekhusyukan dalam ibadah.
Salah satu jamaah Majelis Taklim An-Nur yaitu Ibu Siti Aminah mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat. “Penjelasan Pak Sudarno sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham tentang hal-hal kecil yang sering terlewat saat shalat,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penyuluhan rutin yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pandanarum. Diharapkan, edukasi semacam ini terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas ibadah masyarakat, serta menjadi sarana silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sehari-hari. (ev)







