Penyuluh Agama Islam Kalibening Bangkitkan Optimisme Pasien Lewat Bimbingan Rohani

Banjarnegara (Humas) Tim Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Kalibening kembali hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Rohani Islam bagi pasien dan keluarganya di Puskesmas Kalibening, Jumat (3/10). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KUA terhadap kebutuhan spiritual masyarakat yang tengah diuji dengan sakit.

Dalam penyampaiannya, Sarwono menegaskan bahwa kehadiran penyuluh adalah untuk memberi dorongan batin kepada pasien. “Kami ingin menghadirkan semangat baru bagi pasien dan keluarga, agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian sakit. Dengan doa dan kesabaran, insya Allah sakit menjadi ladang pahala,” ujarnya.

Laeli Maria Ulfah menambahkan bahwa bimbingan rohani ibarat obat bagi hati. “Selain obat dari dokter, pasien juga butuh nutrisi rohani. Dengan dzikir dan doa, hati menjadi tenang, dan ketenangan ini sangat membantu proses kesembuhan,” terangnya.

Sementara itu, Susmiyati menekankan pentingnya dukungan moral keluarga. “Keluarga memiliki peran besar dalam mempercepat kesembuhan. Semangat dan doa dari keluarga akan menjadi energi positif bagi pasien,” ungkapnya.

Adapun Yuliani mengingatkan bahwa sakit juga dapat menjadi momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Sakit adalah cara Allah mendidik hamba-Nya agar lebih sabar dan tawakal. Dari ujian ini kita belajar bersyukur atas nikmat sehat,” jelasnya.

Melalui bimbingan ini, para pasien dan keluarga mendapatkan penguatan batin, motivasi, serta harapan baru. Manfaat bimbingan rohani tampak dari suasana yang lebih tenang dan penuh optimisme di ruang perawatan.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kesembuhan bagi pasien serta ketabahan untuk keluarga. “Semoga Allah segera menganugerahkan kesehatan dan menghapuskan segala penyakit,” doa para penyuluh dengan penuh khidmat.

Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan keagamaan KUA Kalibening dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam urusan pernikahan, tetapi juga dalam penguatan spiritual di bidang kesehatan. (wha)

Skip to content