Tingkatkan Keimanan, Siswa MIFABARA Jalani Rutinitas Jum’at Mubarok

Banjarnegara – Setiap hari Jum’at pagi, suasana di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) selalu dipenuhi kekhusyukan. Seluruh peserta didik dari kelas satu hingga enam sebanyak kurang lebih 600 siswa melaksanakan rutinitas “Jum’at Mubarok”, sebuah pembiasaan ibadah bersama yang telah menjadi ciri khas madrasah.(3/10)

Kegiatan dimulai dengan shalat Dhuha berjamaah di halaman madrasah. Anak-anak tampak tertib berbaris, mengikuti arahan guru, lalu melaksanakan shalat dengan penuh kesungguhan. Seusai shalat, acara dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama, yang pada edisi Jum’at kali ini dipimpin oleh Ustadz Lukman pemimpin Tahlil dan Ustadz Afid selaku Imam. Suara bacaan tahlil yang bergema dari ratusan siswa membuat suasana terasa semakin syahdu.

Menurut Ustadz Lukman, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana mendidik anak-anak agar terbiasa beribadah. “Alhamdulillah, anak-anak semakin bersemangat mengikuti Jum’at Mubarok. Harapannya, pembiasaan ini bisa melekat hingga dewasa, sehingga mereka tidak hanya terbiasa rajin berdoa, tapi juga menjadi generasi yang kuat imannya,” ujarnya.

Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, turut memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh guru dan siswa. “Kami berkomitmen membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Dengan pembiasaan Jum’at Mubarok, anak-anak belajar kedisiplinan, kebersamaan, serta keikhlasan. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi karakter mereka,” ungkapnya.

Kegiatan rutin ini juga mendapat sambutan hangat dari para wali murid. Siti Aminah, salah satu orang tua siswa, merasa bersyukur anaknya bisa mengikuti kegiatan semacam ini. “Sejak ada Jum’at Mubarok, anak saya jadi lebih rajin shalat Dhuha di rumah. Bahkan ia sering mengingatkan kami untuk ikut membaca doa bersama. Kami senang sekali karena pembiasaan sekolah benar-benar berdampak di keluarga,” tuturnya.

Hal senada juga dirasakan oleh Abyas, salah satu siswa yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an dan hampir menuntaskan 30 juz. “Saya senang setiap Jum’at bisa shalat Dhuha dan doa bersama teman-teman. Rasanya lebih semangat untuk menghafal Al-Qur’an karena suasananya penuh berkah,” ucapnya dengan senyum tulus.

Dengan adanya Jum’at Mubarok, MIFABARA berharap peserta didiknya tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi sesama.(nas)

Skip to content